KEDIRI, JP Radar Kediri – Skuad Inter Kediri melakukan persiapan cukup panjang untuk menghadapi Piala Soeratin U17.
Setidaknya, seleksi sudah dimasifkan sejak Maret lalu. Meski sudah mengamankan beberapa tim, nyatanya masih ada sederet catatan merah yang perlu diperbaiki.
“PR-nya (pekerjaan rumah) banyak banget,” kata Pelatih Kepala Inter Kediri Muchamad Rifqi Alimudin.
Dia mengatakan, latihan skuad Laskar Panji muda masih belum maksimal. Seminggu masih dua kali.
Pasalnya, mayoritas pemain memang pelajar. Terlebih lagi, beberapa pemain juga berasal dari luar Kota Kediri.
“Ada dari Surabaya, Blitar, Tulungagung. Jadi latihannya belum maksimal, kalau intensitasnya tinggi, progresnya mungkin bisa cepat,” beber pelatih yang biasa disapa Rifqi itu.
Baca Juga: Nasib Marcos Reina Masih Jadi Tanda Tanya, Unggahan di Instagram Jadi Sinyal Bertahan di Persik?
Secara taktik permainan, dia juga menyebut masih banyak yang harus diperbaiki. Baik dalam hal bertahan dan menyerang. Begitu pula dalam melakukan transisi.
Meski begitu, dia tetap melihat adanya perkembangan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.
Menurutnya, dia tak akan segan-segan mencoret nama pemain jika tak menunjukkan perkembangan performa.
Dengan kata lain, skuad yang dimilikinya saat ini belum final. Bahkan sampai batas waktu pendaftaran pemain nanti.
Untuk mempersiapkan skuad terbaik, Rifqi menyiapkan dua tim Inter Kediri U17. Yaitu tim yang disebutnya dengan tim A dan B.
Dia menerangkan, tim A merupakan tim yang diproyeksikan untuk turun di Piala Soeratin.
“Tim inti di A, tim B itu rata-rata di U15, tetapi kualitasnya tidak jauh beda. Jadi tambal sulam masih dilakukan sampai pendaftaran,” jelasnya.
Terkait dengan fisik, tim pelatih tetap menyiapkan latihan mandiri kepada pemain. Sebab, intensitas latihan memang masih rendah.
Karenanya, dia meminta anak asuhnya untuk berlatih fisik setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah.
“Kami kasih PR latihan endurance (daya tahan) setiap pagi, agar saat tanding tetap bisa main 2 x 45 menit,” katanya.
Baca Juga: Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Tak Suka Laga Tandang Jarak Jauh
Sekali lagi, Rifqi terus menekankan bahwa timnya tidak akan bisa langsung moncer dengan proses instan.
Melainkan berjalan step by step. Menurutnya, evaluasi terus dilakukan agar skuad Inter Kediri U17 makin siap menghadapi Piala Soeratin.
Diberitakan sebelumnya, Inter Kediri melakukan proses seleksi yang cukup panjang untuk mengisi skuad. Seleksi pertama dan kedua itu berlangsung di bulan Ramadan kemarin.
Pada tahap seleksi pertama, peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mulai dari wilayah sekitar Kediri hingga Malang, Surabaya, dan lainnya.
Nah, pada tahap ini, pelatih belum melakukan pencoretan pemain. Selanjutnya, seleksi kedua berlangsung di minggu berikutnya.
Pada tahap ini, tim penyeleksi mulai memilih pemain untuk tahap seleksi ketiga. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita