Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Lindungi Situs Bersejarah Tondowongso Gurah Kediri, Disparbud Bakal Pasang Atap Bulan Depan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 26 Agustus 2025 | 05:55 WIB
PENINGGALAN BERSEJARAH: Usai melakukan ekskavasi situs Tondowongso, Pemkab Kediri akan memasang cungkup atau atap untun melindungi temuan di sana.
PENINGGALAN BERSEJARAH: Usai melakukan ekskavasi situs Tondowongso, Pemkab Kediri akan memasang cungkup atau atap untun melindungi temuan di sana.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemkab Kediri terus memberikan perhatian pada situs Tondowongso di Desa Gayam, Gurah.

Setelah dilakukan ekskavasi, pemkab bakal membangun cungkup atau atap di situs tersebut. Rencananya pemasangan atap tersebut akan dilakukan bulan depan.

Dengan penambahan atap tersebut situs Tondowongso tidak hanya menjadi lokasi penelitian. Namun juga pengembangan destinasi wisata untuk masyarakat.

“Untuk membuat bangunan yang dapat melindungi situs,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi.

Tercatat, ekskavasi di situs Tondowongso mulai digelar sejak Kamis (21/8). Selain mencari temuan baru, juga untuk ground checking pemasangan tiang cungkup.

Menurutnya, pemkab menyiapkan anggaran Rp 70 juta untuk pembangunan pertama. Jika eskavasi selesai pada Sabtu (30/8), berikutnya bisa dilakukan pembangunan cungkup.

“Kalau melihat prosesnya Insya Allah awal September sudah bisa,” terang laki-laki yang memiliki jabatan definitif sebagai Kepala Bagian Umum Pemkab Kediri itu.

Saat ini pihaknya juga sudah menyiapkan Detail Enginering Design (DED). “Konsep cungkup sudah jadi dan dituangkan di DED, konsepnya tidak terlalu kompleks,” jelasnya.

Kabid Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbud Kabupaten Kediri Eko Priatno menambahkan target ekskavasi untuk pengupasan guna melakukan pengembangan situs.

“Untuk membuat cungkup, untuk melindungi dan menunjukkan pada masyarakat. Ini kan harus diberi cungkup,” ucap Eko.

Menurutnya, pembangunan cungkup tidak boleh asal. Sehingga perlu memastikan tanah bebas dari struktur candi. Baru bisa buat fondasi untuk atap.

“Setelah cungkup berdiri, tentunya candi induk akan kita kupas, tampakkan. Sehingga orang yang datang bisa melihat dengan jelas,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya kini telah memastikan titik yang aman untuk pemasangan tiang. “Cungkup bertahap, yang tentu lokasi tiang sudah dipastikan dulu. Tahun ini mulai candi induk dulu,” tandas Eko.

Editor : Andhika Attar Anindita
#bersejarah #kediri #situs tondowongso #gurah