Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Delapan Daerah Ikuti Exhibition Museum 2025 di Kota Kediri, Pamerkan Lebih Banyak Koleksi Sejarah

Ayu Ismawati • Jumat, 22 Agustus 2025 | 06:08 WIB

 

Replika kerangka Song Keplek V.
Replika kerangka Song Keplek V.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pameran koleksi museum terbesar tahun ini kembali hadir di Kota Kediri.

Digelar pada 29 – 31 Agustus 2025, tahun ini koleksi sejarah yang dipamerkan akan lebih banyak.

Mulai dari partisipasi museum-museum di Jawa Timur, hingga komunitas dan kolektor sejarah yang tak luput berpartisipasi di event yang akan digelar di Taman Sekartaji Kota Kediri itu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri Zachrie Ahmad mengatakan, Exhibition Museum 2025 merupakan pameran bersama.

Di mana Pemerintah Kota Kediri mengundang museum-museum di Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam pameran yang berlangsung di satu lokasi yang sama.

“Untuk yang lokasinya di Taman Sekartaji, ini merupakan tahun kedua Exhibition Museum digelar di sana,” ujar pria yang akrab disapa Ayik itu.

Selain itu, pameran tahun ini juga lebih istimewa. Sebab, jumlah museum yang berpartisipasi lebih banyak.

Tahun lalu hanya ada empat museum yang berpartisipasi. Sedangkan tahun ini, total ada delapan museum yang dihadirkan. Tujuh di antaranya berasal dari luar Kota Kediri.

Delapan museum itu meliputi Museum Song Terus, Pacitan; Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian UNAIR Surabaya; dan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Jombang.

Lalu, Museum Daerah Tulungagung; Museum Penataran, Kabupaten Blitar; Museum Anjuk Ladang, Nganjuk; Museum Sri Aji Jayabaya, Kabupaten Kediri; serta Museum Airlangga, Kota Kediri.

“Kemudian kami juga mengajak komunitas-komunitas, pelaku budaya dan seni rupa, sejarawan, hingga kolektor barang bersejarah lokal di Kota Kediri juga kami ajak bergabung,” ungkap Ayik.

Lebih jauh Ayik menyampaikan, melalui gelaran itu diharapkan bisa membantu memperkaya pengetahuan masyarakat terkait sejarah dan kebudayaan di Jawa Timur.

Sebab masyarakat akan dikenalkan dengan berbagai benda koleksi museum-museum di Jawa Timur yang jarang ditemui di satu lokasi yang sama.

“Kegiatan ini juga dalam rangka melestarikan budaya. Salah satunya melalui kami mengajak komunitas-komunitas lokal Kediri untuk menampilkan koleksi yang dimilikinya, yang mempunyai arti penting dalam sejarah Kediri,” tandasnya. (ais/dea)

Editor : Andhika Attar Anindita
#koleksi #budaya #museum #sejarah #seni