Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Arca Empat Muka di Balai Desa Gayam Segera Dibawa ke Museum Sri Aji Jayabaya Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 27 Juli 2025 | 06:58 WIB

BERSEJARAH: Plt Kepala Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika mengecek kondisi arca yang ditemukan warga.
BERSEJARAH: Plt Kepala Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika mengecek kondisi arca yang ditemukan warga.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Sudah lebih dari sebulan arca empat muka ditemukan. Hingga kemarin, benda bersejarah itu masih berada di Balai Desa Gayam di Kecamatan Gurah. 

Pemkab Kediri pun berencana memindahkan arca tersebut ke Museum Sri Aji Jayabaya. Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi, arca tersebut akan disimpan dan dirawat di museum.

Baca Juga: Arca Totok Kerot di Pagu Kediri Dimandikan dengan Air Bunga dari Tujuh Sumber, Begini Filosofinya 

Rencananya, arca itu akan dibawa ke Museum Sri Aji Jayabaya akan dibawa minggu depan. “Kami amankan sesuai rekomendasi dari BPKW,” jelasnya.

Ke depan, arca tersebut juga akan dipamerkan di dalam museum ketika nanti sudah beroperasi. Jika nanti dipamerkan maka akan dilakukan pencucian.

Baca Juga: Ini Pesan Spiritual dalam Pagelaran Wayang Kulit Bersih Desa Tegowangi

Untuk diketahui, warga Desa Gayam, Kecamatan Gurah mendadak heboh pada Jumat siang (20/6). Saat itu, petani menemukan arca di lahan sawah milik Samiran. Arca tersebut diduga berkaitan dengan situs Tondowongso. 

Walaupun ada bagian kepala yang hilang, namun dari hasil identifikasi arca tersebut diperkirakan berwajah empat. Dari ciri itu, menurut Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Disbudpar Kabupaten Kediri Eko Priyatno, arca tersebut merupakan Dewa Brahma. 

Baca Juga: Bersih Desa Gampeng, Jadi Momentum Penjual Kuliner Tradisional di Kediri Berburu Cuan  

Jika merujuk temuan pada 2007, ada juga arca berwajah empat yakni Syiwa Catur Muka. Karena di mahkotanya ada identitas simbol yang menunjukkan kalau itu Syiwa.

Temuan ini sangat mungkin berkaitan dengan keberadaan situs percandian Tondowongso. Karena lokasi penemuannya sekitar 300 meter dari situs yang pernah diteliti Balai Arkeologi selama hampir sepuluh tahun itu.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#kediri #museum #desa gayam #arca #sri aji jayabaya