JP Radar Kediri– Perguruan silat IKSPI Kera Sakti dikenal karena jurus-jurusnya yang unik layaknya gerakan kera. Menariknya, jurus yang ada pada ISKPI ini punya makna mendalam. Lambang resmi perguruan ini juga penuh arti. Setiap gambar dan warna dalam logo IKSPI Kera Sakti menggambarkan nilai-nilai penting yang diajarkan kepada para anggotanya.
Dilansir dari laman ikspilampung.blogspot.com, berikut penjelasan makna dari setiap bagian lambang:
Perisai: Simbol Perlindungan
Lambang IKSPI berbentuk perisai. Berarti ilmu bela diri ini dipakai untuk melindungi diri, bukan untuk menyerang orang lain. Para anggota diajarkan untuk tidak menyalahgunakan kekuatan yang mereka miliki.
Tiga Tingkatan Sabuk
Di dalam logo terlihat tiga warna sabuk yang menunjukkan tingkatan anggota, yaitu:
Sabuk biru: anggota biasa
Sabuk merah: pendekar
Sabuk merah dengan garis kuning emas: guru atau pelatih tingkat tinggi
Ini menandakan bahwa latihan di IKSPI dilakukan bertahap, sesuai kemampuan dan kedewasaan.
Gambar Manusia dan Bayangan Kera
Gambar manusia dengan bayangan kera menunjukkan bahwa gerakan bela diri IKSPI meniru kelincahan kera, yang cepat, lincah, dan tidak mudah ditebak.
Huruf “Q”: Tenaga Dalam
Huruf “Q” melambangkan kekuatan dari dalam diri, atau tenaga dalam, yang juga dipelajari oleh para anggota IKSPI. Latihan tidak hanya melatih fisik, tapi juga pikiran dan perasaan.
Baca Juga: Ini Daftar Perguruan Silat yang Bernaung di IPSI, Mana yang Jadi Favoritmu?
Arti Warna dalam Lambang
Merah: keberanian dalam bersikap dan bertanggung jawab
Kuning: kecerdikan, ketangkasan, dan kekuatan fisik
Hitam dan putih: kesucian hati dan budi pekerti yang baik
Lambang IKSPI bukan hanya gambar, tapi mencerminkan tujuan perguruan. Yaitu menciptakan anggota yang kuat secara fisik, namun tetap sopan, rendah hati, dan memiliki moral yang baik.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian