Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inilah 7 Fakta Menarik tentang Seblang Olehsari Banyuwangi yang Viral di Tiktok, Nomor 1 Bikin Merinding

Ilmidza Amalia Nadzira • Senin, 14 April 2025 | 04:34 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Tarian ini bukan sembarang tarian. Namanya Seblang, tradisi sakral dari Banyuwangi yang konon hanya bisa dilakukan oleh orang-orang terpilih. Tarian ini dipercaya sebagai bentuk komunikasi dengan leluhur dan bagian dari ritual bersih desa yang sudah berlangsung sejak era kerajaan Blambangan.

Ada banyak fakta menarik yang membuat Seblang berbeda dari tarian tradisional lainnya:

1. Penarinya Harus Kesurupan
Penari Seblang biasanya akan memasuki kondisi trance (kesurupan) sebelum memulai tarian. Ia dipercaya dirasuki roh leluhur agar gerakannya selaras dengan energi spiritual. Bahkan, tak jarang penari tidak sadar sama sekali ketika sedang tampil.

2. Hanya Ditarikan di Dua Desa
Seblang hanya bisa ditemukan di dua tempat: Desa Olehsari dan Desa Bakungan. Uniknya, Desa Olehsari hanya menggunakan penari perempuan yang sudah puber, sementara di Bakungan justru harus menggunakan gadis kecil yang belum akil baligh.

Baca Juga: Mirip Tayuban, Tari Emprak Kisahkan Para Sinden yang Menghibur di Pasar Rakyat

3. Digelar Setahun Sekali, Setelah Lebaran
Di Olehsari, Seblang digelar selama 7 hari berturut-turut setelah Idul Fitri. Di Bakungan, waktunya berbeda: setelah Idul Adha. Jadwal ini tidak bisa diubah, karena dianggap bagian dari ketetapan adat.

4. Tidak Bisa Dilatih Sembarangan
Meski terlihat seperti tari biasa, penari Seblang tidak bisa dilatih secara formal. Banyak warga percaya bahwa hanya keturunan tertentu yang “dipilih” dan mampu melakukan tarian ini. Jika bukan orang yang tepat, bisa sakit atau mengalami gangguan.

5. Iringan Musik dan Mantra Kuno
Musik pengiring Seblang menggunakan alat-alat gamelan Osing klasik, dengan irama lambat dan repetitif. Selain itu, mantra-mantra kuno sering dilantunkan untuk membuka dan menutup ritual.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Tari Kethek Ogleng, Tari Tradisional asal Jawa Timur yang Unik

6. Dipercaya Membawa Keselamatan dan Kemakmuran
Warga percaya, jika Seblang tidak digelar, desa akan mengalami pagebluk (bencana atau wabah). Karena itu, meski zaman sudah modern, tradisi ini tetap dilaksanakan dengan penuh khidmat.

7. Masuk Warisan Budaya Tak Benda (WBTB)
Pada 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menetapkan Seblang sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Ini menjadi pengakuan atas pentingnya menjaga ritual ini sebagai bagian dari identitas budaya Banyuwangi.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #Seblang Bakungan #Seblang Olehsari #budaya banyuwangi