KEDIRi, JP Radar Kediri- Keinginan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri mengembangkan kawasan Pecinan perlu memperhatikan banyak hal. Terutama untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai jujukan wisata sejarah.
Kepala Disbudparpora Kota Kediri Zachrie Ahmad berkeinginan untuk mengarahkan pegiat wisata dan pegiat sejarah agar bisa membuat city tour. "Tapi ya belum begitu menjadi rutinitas,” ujarnya.
Ajakan untuk menjadikan Pecinan sebagai lokasi wisata sejarah mendapat catatan dari pegiat sejarah. Salah satunya dari komunitas sejarah Pelestari Sejarah dan Kebudayaan (PASAK) Moch Didin Saputro. Komunitas yang sering mengadakan jelajah budaya di Kediri Raya itu menganggap pecinan belum ada tempat yang representatif untuk dijadikan lokasi wisata sejarah andalan.
“Pendataan terkait kondisi pecinan saat ini, baik rumah-rumah warga maupun fasilitas yang berkaitan dengan pecinan, kuliner, ataupun bangunan-bangunan lainnya yang secara penuh oleh pemerintah kota juga belum ada,” ujarnya.
Dengan begitu, para pegiat sejarah itu harus melakukan penggalian sendiri terkait objek-objek bersejarah di sana. Pun dengan menginventarisir apa saja yang bisa menjadi daya tarik dari kegiatan jelajah kawasan Pecinan.
“Harapannya, ke depan pemkot bisa lebih perhatian lagi. Bisa lebih fokus lagi terhadap kawasan Pecinan sebagai salah satu kawasan cagar budaya di Kota Kediri. Di sana banyak bangunan-bangunan kuno yang semestinya bisa dipertahankan,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, kawasan Pecinan yang punya nilai sejarah kini semakin meredup eksistensinya. Salah satunya karena banyak bangunan-bangunan lama yang ditinggal pemiliknya hingga diubah menjadi pertokoan baru. Kondisi itu sebagian besar disebabkan karena pemilik yang sudah tua dan keturunan yang tidak mau meneruskan tinggal hingga berbisnis di kawasan itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian