Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tata Cara Puasa Daud yang Benar: Niat, Aturan, dan Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Dita Citra Oktaviana • Rabu, 8 April 2026 | 18:48 WIB
Berbuka Puasa
Berbuka Puasa

JP Radar Kediri - Puasa Daud dikenal sebagai puasa sunnah yang dilakukan secara bergantian, yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak. 

Namun, pelaksanaannya tidak hanya soal pola tersebut, melainkan juga harus mengikuti tata cara yang benar agar ibadah tetap sah dan bernilai.

Secara umum, tata cara puasa Daud tidak jauh berbeda dengan puasa sunnah lainnya, tetapi tetap ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Daud Beserta Keutamaan dan Tata Caranya.

1. Membaca Niat Puasa Daud

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membaca niat. Niat sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum fajar. Berikut bacaan niat puasa Daud di malam hari.

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سَنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma dâwuda lillahi ta’âlâ

Artinya: “Saya berniat puasa Daud, sunnah karena Allah ta’ala.”

Namun, karena termasuk puasa sunnah, niat masih diperbolehkan dilakukan di pagi hari setelah Subuh, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan atau minum. Berikut bacaan niatnya.

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ دَاوُدَ لِلّٰهِ تَعَالَى 

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati dâwuda lillâhi ta‘âlâ. 

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Dawud hari ini karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: Panduan Puasa Ayyamul Bidh April 2026: Lengkap dengan Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

2. Melaksanakan Sahur 

Sahur menjadi bagian penting dalam menjalankan puasa karena membantu menjaga energi selama berpuasa. Selain itu, sahur juga termasuk amalan sunnah yang memiliki keberkahan.

Meski demikian, jika seseorang tidak sempat sahur, puasa tetap dianggap sah selama tidak melakukan hal yang membatalkan.

3. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa

Sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, seseorang wajib menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan hubungan suami istri.

Tidak hanya itu, menjaga sikap juga menjadi bagian penting. Perilaku seperti berbohong, gibah, atau maksiat dapat mengurangi bahkan menghilangkan nilai pahala puasa.

Baca Juga: Bayar Utang Ramadhan Sekaligus Puasa Senin Kamis, Niat Mana yang Didahulukan? Ini Penjelasannya

4. Berbuka Puasa Tepat Waktu

Puasa Daud diakhiri dengan berbuka saat matahari terbenam, sama seperti puasa pada umumnya. 

Disunnahkan untuk menyegerakan berbuka sebagai bentuk mengikuti ajaran Rasulullah sekaligus untuk mengembalikan energi tubuh setelah seharian berpuasa.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

Dalam menjalankan puasa Daud, terdapat beberapa aturan penting yang biasanya terlewatkan. Ibadah ini dilakukan secara selang-seling, yaitu dengan pola sehari berpuasa dan sehari tidak. 

Kamu dapat mengerjakannya sepanjang tahun untuk menjemput keutamaan pahalanya. Namun, perlu diingat bahwa puasa ini tidak berlaku pada hari-hari yang diharamkan secara syariat. 

Selain itu, Puasa Daud juga harus dihentikan sementara selama bulan Ramadan, mengingat pada bulan tersebut seluruh umat Muslim wajib menunaikan ibadah puasa fardu sebulan penuh.

Baca Juga: Hari-Hari yang Diharamkan Berpuasa, Panduan Penting Qada Puasa Setelah Ramadan

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#puasa daud #tata cara puasa daud #aturan puasa daud #cara melakukan puasa daud #niat puasa daud