JP Radar Kediri – Bulan Ramadan bukan hanya waktu menahan lapar dan dahaga, tapi juga momen menjaga kebersihan diri, termasuk kesehatan mulut. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah “apakah gosok gigi saat puasa sah atau membatalkan puasa?”
Hal ini menjadi perhatian karena puasa dalam Islam melarang memasukkan sesuatu ke dalam tubuh, sementara gosok gigi melibatkan pasta gigi atau air yang bisa saja tertelan.
Hukum Menggosok Gigi Ketika Puasa
Secara umum menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa selama tidak ada yang tertelan hingga masuk ke perut. Artinya, selama kamu hanya membersihkan mulut, menggosok gigi, dan membuang sisa pasta atau air, puasamu tetap sah.
Jika pasta gigi atau air sampai tertelan ke tenggorokan, puasa akan batal. Hal ini sesuai prinsip fiqh, yaitu sesuatu yang masuk ke dalam tubuh secara sengaja dapat membatalkan puasa. Beberapa mazhab dan ulama memberikan pandangan mengenai hal ini.
Mazhab Syafi’i dan Hambali berpendapat bahwa menyikat gigi siang hari saat puasa makruh (lebih baik dihindari), tetapi puasanya tetap sah, sedangkan Mazhab Hanafi dan Maliki berpendapat bahwa menyikat gigi boleh (mubah) selama tidak menelan.
Syekh Muhammad Nawawi al‑Bantani menegaskan bahwa menyikat gigi boleh dilakukan, namun dianjurkan berhati-hati dan lebih aman dilakukan sebelum puasa atau setelah berbuka.
Sebagaimana disebutkan Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain
.ومكروهات الصوم ثلاثة عشر: أن يستاك بعد الزوال
Artinya: “Hal yang makruh dalam puasa ada tiga belas. Salah satunya bersiwak setelah Zuhur."
Menggosok gigi pada pagi hari hukumnya boleh, namun jika dilakukan pada siang hari setelah waktu Zuhur, maka dianggap makruh. Maksud makruh di sini adalah, seseorang mendapat pahala jika menahan diri untuk tidak melakukannya, tetapi tidak berdosa jika tetap melaksanakan.
Tips Gosok Gigi yang Aman Saat Puasa
Berikut tips agar puasamu tetap sah dan mulut tetap sehat
- Gunakan pasta gigi sangat sedikit atau sikat gigi tanpa pasta.
- Bilas mulut dengan air seperlunya saja, jangan terlalu banyak.
- Pastikan sisa pasta gigi tidak tertinggal di mulut.
- Pertimbangkan menggunakan siwāk (miswak), sunnah Nabi, aman untuk siang hari.
- Selalu gosok gigi sebelum sahur atau setelah berbuka untuk mengurangi risiko tertelan.
Dengan memahami hukum dan pandangan para ulama, menyikat gigi saat puasa bisa dilakukan dengan aman selama tidak sampai menelan pasta gigi atau air.
Pilih waktu yang tepat, seperti sebelum sahur atau setelah berbuka, untuk menjaga kesehatan mulut sekaligus memastikan puasa tetap sah. Dengan begitu, ibadah puasa dapat dijalankan dengan nyaman sambil menjaga kebersihan mulut dan kesehatan secara menyeluruh.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita