Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan: Bolehkah Digabung? Ini Penjelasan Lengkapnya
Jauhar Yohanis• Minggu, 21 Desember 2025 | 12:08 WIB
ilustrasi
Bulan Rajab merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam. Rajab termasuk al-asyhur al-hurum (bulan-bulan yang dimuliakan), selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Di bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, seperti puasa sunnah, sedekah, dzikir, dan amal kebaikan lainnya.
Namun, sering muncul pertanyaan di tengah masyarakat: Bagaimana jika seseorang ingin berpuasa Rajab, tetapi masih memiliki utang puasa Ramadhan? Mana yang harus didahulukan? Apakah bisa digabung niatnya?
Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut secara sederhana dan mudah dipahami.
Mana yang Lebih Utama: Puasa Sunnah atau Qadha Ramadhan?
Dalam Islam, ibadah wajib harus didahulukan daripada ibadah sunnah. Puasa qadha Ramadhan hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang meninggalkan puasa Ramadhan karena uzur, seperti sakit, safar, haid, nifas, atau alasan syar’i lainnya.
Sementara itu, puasa Rajab hukumnya sunnah, meskipun memiliki keutamaan besar karena dilakukan di bulan mulia.
Karena itu, mengganti (qadha) puasa Ramadhan lebih utama dan harus menjadi prioritas dibandingkan puasa sunnah.
Apakah Puasa Rajab Bisa Digabung dengan Qadha Ramadhan?
Jawabannya: Boleh dan sah.
Menggabungkan niat puasa Rajab dengan qadha Ramadhan diperbolehkan menurut para ulama, dan orang yang melakukannya tetap mendapatkan pahala puasa sunnah Rajab, meskipun niat utamanya adalah qadha.
Hal ini dijelaskan oleh para ulama, di antaranya:
Dalam kitab al-I‘ab, disebutkan bahwa Syekh al-Barizi berfatwa:
Jika seseorang berpuasa qadha atau puasa wajib lainnya pada hari yang dianjurkan berpuasa, maka ia mendapatkan pahala keduanya, baik ia meniatkan puasa sunnah atau tidak.
Dalam kitab I‘anatut Thalibin juga dijelaskan bahwa:
Jika dua puasa bertepatan dalam satu hari, seperti puasa Arafah dan puasa Kamis, maka keduanya dapat digabungkan dan pahalanya tetap diperoleh.
Artinya, cukup dengan niat qadha Ramadhan, seseorang tetap memperoleh keutamaan puasa di bulan Rajab.
Tata Cara Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan
1. Menetapkan Niat Sejak Malam Hari
Puasa qadha Ramadhan harus diniatkan sejak malam hari sebelum terbit fajar. Niat cukup di dalam hati, dengan tekad untuk mengganti puasa Ramadhan.
2. Lafal Niat (Jika Ingin Diucapkan)
Jika ingin melafalkan niat, berikut bacaan yang umum digunakan: