JP Radar Kediri- Kamis Putih merupakan salah satu hari penting bagi umat Kristen dan Katolik.
Kamis Putih sendiri adalah salah satu hari dalam pekan suci Paskah untuk mengenang kebangkitan Yesus Kristus.
Kamis Putih di tahun 2025 akan jatuh pada hari Kamis (17/4).
Hari kamis Putih sendiri adalah perayaan Salah satu dari Tri Hari Suci Paskah.
Hari ini diperingati untuk mengenang momen kebersamaan Yesus Kristus dengan para murid di hari hari terakhirnya dalam bentuk peejamuan terakhir.
Momen ini ditandai dengan ritual membasuh kaki, yang merupakan simbol sebagai melayani sesama.
Sikap Yesus membasuh kaki murid muridnya menunjukkan teladan untuk saling melayani sesama.
Kamis Putih sendiri berasal dari dua hal, Kamis yang menunjukkan peristiwa yang terjadi saat hari Kamis dan juga putih yang merajuk pada warna liturgi yang digunakan dalam perayaan ini.
Tercatat dalam Injil Yohanes, Yesus menuangkan air ke dalam basi, membasuh kaki semua murid dan menyekanha dengan kain.
Hal ini tentunya menjadi pertanyaan, mengapa Yesus yang merupakan seorang guru malah membasuh kaki semua muridnya?
Secara tradisi, sebagai seorang guru, Yesus Kristus pantas untuk mendapatkan perlakuan dibasuh kakiNya. Namun, Ia melakukan hal sebaliknya pada murid-muridNya.
Yesus melakukan pekerjaan yang seharusnya tidak Ia lakukan. Namun, pekerjaan dari membasuh kaki murid-muridNya menyimbolkan sebuah teladan untuk tetap rendah hati dan siap melayani semua orang.
Sembari membasuh, Yesus juga mengajarkan pelayanan pada murid.
Baca Juga: Megawati Hangestri Alami Cedera, Akankah Tetap Main di Final Four Proliga Kediri?
"Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu, Ia berkata kepada mereka, 'Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat padamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Aku-lah Guru dan Tuhan. Jadi, jikalau Aku membasuh kakimu, Aku adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat padamu'." (Yoh. 13: 12-15)
Pada momen Kamis Putih juga merupakan momen Yesus dan murid-muridNya melakukan perjamuan terakhir sebelum Yesus disalibkan pada esok hari.
Dalam perjamuan tersebut, Yesus menyerahkan diri seutuhnya. Ia juga membagikan Roti sebagai simbol tubuhNya dan anggur sebagai simbol darahNya.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira