Smart Crop Protection Farming Udinus Kediri Hadirkan Greenhouse Pintar Berbasis AIoT di Desa Ngablak

Syaikhu Aliya Rahman • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 13:47 WIB

 

Foto: Dok. Udinus Kediri
Foto: Dok. Udinus Kediri

KEDIRI, JP Radar Kediri – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Biro Teknik Informatika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) PDKU Kediri melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini mengusung program Pemberdayaan Masyarakat melalui Penerapan Smart Crop Protection Farming untuk Deteksi Dini Virus Dwarfing pada Melon. Sebagai upaya mendorong penerapan teknologi dalam mendukung sektor pertanian masyarakat desa.

Ketua PPKO Biro Teknik Informatika Udinus PSDKU Kediri Achmad Azhar Aldiansyah mengungkapkan rangkaian kegiatan pengabdian diawali sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pentingnya pengelolaan tanaman melon secara tepat. Khususnya dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi serangan virus dwarfing. “Kami mengenalkan dan mendampingi masyarakat konsep smart crop protection farming yang memanfaatkan pendekatan teknologi untuk membantu meningkatkan efektivitas pemantauan dan perlindungan tanaman,” ungkapnya.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah peresmian greenhouse yang sekaligus difungsikan sebagai demplot (demonstration plot) atau lahan percontohan. Greenhouse ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk melihat secara langsung penerapan budidaya melon dengan pendekatan yang lebih terkontrol. Keberadaan demplot diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat dipelajari dan dikembangkan oleh petani maupun masyarakat Desa Ngablak.

Greenhouse tersebut tidak hanya menjadi tempat budidaya, tetapi juga menjadi media pembelajaran dan pengujian penerapan teknologi pertanian. Melalui demplot, masyarakat dapat memperoleh gambaran mengenai proses pemantauan kondisi tanaman, pengelolaan lingkungan pertumbuhan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi gejala awal penyakit pada tanaman melon.

Foto: Dok. Udinus Kediri
Foto: Dok. Udinus Kediri

Keterlibatan Biro Teknik Informatika Udinus PDKU Kediri dalam kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara bidang teknologi informasi dan kebutuhan masyarakat di sektor pertanian. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu memberikan pendekatan baru dalam membantu petani memperoleh informasi yang lebih cepat dan tepat sehingga tindakan pencegahan maupun penanganan terhadap permasalahan tanaman dapat dilakukan sejak dini.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Melalui interaksi dengan masyarakat Desa Ngablak, mahasiswa tidak hanya berperan dalam memperkenalkan teknologi, tetapi juga belajar memahami permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat dan mencari solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Dengan diresmikannya greenhouse sebagai demplot percontohan, tim PPKO berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Ngablak. Demplot diharapkan menjadi titik awal dalam membangun pola pertanian yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai perlindungan tanaman, serta mendukung produktivitas budidaya melon.

Melalui program ini, PPKO Biro Teknik Informatika Udinus PDKU Kediri berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pertanian berbasis teknologi di Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. 

Program ini didukung dan didanai oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
program penguatan organisasi pertanian edukasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Kediri Pengabdian kepada masyarakat