KEDIRI, JP Radar Kediri - Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri kembali aktif menghadirkan inovasi unggulan dan berdampak bagi masyarakat.
Tak hanya dipelopori dari lingkup dosen, kali ini, peran mahasiswa Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (Himabio) UNP Kediri juga turut berhasil melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Tempurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, melalui Program Penguatan Kapasitas (PPK) Ormawa yang didanai Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek RI.
Menariknya, program ini tidak hanya melibatkan mahasiswa Pendidikan Biologi, tetapi juga kolaborasi positif lintas disiplin dari mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dan Pendidikan Ekonomi.
Mereka bersinergi mengembangkan potensi hutan Tempurejo menjadi daya tarik ekowisata sekaligus sumber ekonomi kreatif.
Ketua Tim PPK Ormawa, Baharudin Juni, menjelaskan bahwa fokus kegiatan adalah pengembangan sekolah hutan, green preneur, hingga pemasaran digital. Masyarakat dibekali keterampilan mengemas potensi hutan, termasuk memproduksi minyak kemiri dan jamu herbal dari bahan alam sekitar.
“Potensi empon-empon dan biji kemiri di desa ini sangat berlimpah. Karena itu, ibu-ibu kami dampingi dalam pelatihan produksi jamu herbal dan minyak kemiri agar potensi alam di sini bisa lebih bermanfaat dan bernilai jual tinggi,” terangnya.Baca Juga: Arvel Mahasiswa Polinema Kediri Sukses Raih Emas Tarung Derajat Pomnas 2025
Program ini disambut hangat warga setempat. Antusiasme terlihat sejak tahap identifikasi potensi hingga produksi dan pemasaran.
Koordinator Mitra Sasaran, Kiki Mariana, mengaku senang karena kegiatan ini memberi manfaat dan dampak ekonomi yang nyata.
“Program PPK Ormawa UNP Kediri membuat ibu-ibu Tempurejo lebih terampil, dan ke depan bisa membantu meningkatkan perekonomian kami,” ujarnya optimistis.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Desa Tempurejo. Sekretaris Desa Tempurejo Eryka menyebutkan bahwa beberapa sekolah mulai tertarik mengunjungi program Sekolah Hutan. Wisata edukasi ini menawarkan beragam paket ekowisata yang mampu meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus pendapatan masyarakat.
Baca Juga: Tim PkM Dosen UNP Kediri Implementasikan Sistem Edukasi Digital Sehat untuk ABK
“Semakin banyak yang datang, semakin besar dampak ekonominya bagi warga,” ungkapnya.
Keberhasilan ini menambah catatan prestasi Himabio UNP Kediri, yang konsisten meraih kepercayaan melaksanakan program PPK Ormawa sejak 2021.
Kaprodi Pendidikan Biologi UNP Kediri Dr. Poppy Rahmatika Primandiri, menegaskan bahwa inovasi mahasiswa harus terus difasilitasi agar memberi kontribusi nyata.
“UNP Kediri, khususnya prodi Pendidikan Biologi, Sistem Informasi, dan Pendidikan Ekonomi terus berupaya agar mahasiswa terfasilitasi dengan program-program lapangan sehingga inovasi yang mereka munculkan bisa berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.
Editor : Shinta Nurma Ababil