KEDIRI, JP Radar Kediri - UNP Kediri terus menunjukkan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen UNP Kediri melakukan pendampingan kepada guru-guru TK Putera Bhakti Kota Kediri.
Yakni dalam pengembangan media pembelajaran digital bertajuk Budi, Lina, dan Dika. Sebuah seri buku cerita digital yang didalamnya mengimplementasikan sejumlah aspek. Meliputi literasi, numerasi serta pendidikan karakter berbasis Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Program PkM ini diketuai oleh Veny Iswantiningtyas, M.Psi., selaku Dosen Prodi PG PAUD bersama dua dosen lintas disiplin yaitu Dr. Aprilia Dwi Handayani, M.Si., selaku Dosen Prodi Pendidikan Matematika dan Umi Mahdiyah, M.Si., selaku Dosen Prodi Teknik Informatika. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kemendiktisaintek melalui skema Program Kemitraan Masyarakat dan didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).
Ketua PkM Veny Iswantiningtyas, M.Psi., mengungkapkan kegiatan Workshop berlangsung di Gedung Yayasan Pendidikan Putera Bhakti Kota Kediri pada Jum'at (1/8) dan berlanjut pada Rabu (17/9). Namun, rangkaian program berjalan intens dan bertahap sejak Mei hingga November.
“Program kami harapkan bisa andil besar dalam meningkatkan kompetensi guru di Kediri. Begitu juga dengan peningkatan kemampuan literasi, numerasi dan penanaman karakter anak-anak yang tentunya dengan kemasan kekinian dan menarik,” ungkap Veny.
Anggota yang juga Dosen Prodi Pendidikan Matematika UNP Kediri Dr. Aprilia Dwi Handayani, M.Si., menambahkan bahwa dalam kegiatan ini para guru didampingi untuk mengembangkan berbagai cerita digital.
Di antaranya Budi dan Lina Jelajahi Taman Literasi, Petualangan Lina Menghitung Buah, hingga Petualangan Mimpi Indah Lina yang salah satunya mengajarkan pentingnya tidur cukup sebagai bagian dari Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. “Dalam sesi workshop ini para guru juga mempresentasikan karyanya. Hasilnya bagus dan kreatif,” ungkapnya.
Buku cerita digital ini dikemas penuh warna, sederhana dan menggunakan bahasa sehari-hari agar mudah dipahami anak-anak. Media bisa didesain melalui aplikasi visual kekinian seperti Canva dan pengembangan ide cerita bisa dibantu melalui bantuan AI. Melalui penyesuaian indikator pembelajaran sesuai kebutuhan anak TK A dan TK B.
Kepala TK Putera Bhakti, Nur Rosyida, S.Pd.AUD., menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya digitalisasi media pembelajaran sangat dibutuhkan. Pendampingan UNP Kediri membantu guru-guru lebih kreatif menyajikan banyak inovasi cerita yang menarik. “Melalui kolaborasi ini semoga kompetensi guru semakin meningkat dan anak-anak mendapat pengalaman belajar yang lebih menyenangkan,” tuturnya.
Melalui program ini, UNP Kediri berharap lahir inovasi berkelanjutan dalam pengembangan media digital pendidikan anak usia dini. Bukan hanya untuk literasi dan numerasi. Namun juga mencakup aspek kognitif, sosial-emosional, motorik, hingga pembiasaan karakter sehari-hari.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah