KEDIRI, JP Radar Kediri- Wacana ingin mengembalikan pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat pemilihan DPRD telah menuai pro dan kontra.
Partai pendukung pemerintah mayoritas mendukung adanya pilkada tidak langsung.
Sementara partai yang menolak pemilihan lewat DPRD baru PDI Perjuangan.
Sikap PDI Perjuangan itu sejalan dengan keinginan publik yang tercermin dari hasil survei.
Seperti survei LSI Denny JA menyebutkan jika 66,1 persen responden menolak Pilkada lewat DPRD. Sedangkan hanya 28,6 persen yang menyatakan setuju.
Hasil serupa jika disampaikan Populi Center.
Bahwa mayoritas masyarakat masih menunjukkan dukungan yang tinggi untuk pemilihan gubernur serta bupati dan wali kota.
Sebanyak 89,6 persen responden menginginkan gubernur dipilih langsung masyarakat.
Baca Juga: Breaking News! Dhito Gantikan Murdi Hantoro Pimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri
Sedangkan 94,3 persen responden ingin bupati dan wali kota dipilih melalui mekanisme langsung.
Hal ini mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap proses demokrasi yang transparan.
Penolakan pemilihan kepala daerah yang dilakukan DPRD juga disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Baca Juga: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Kediri Tunggu Konferda! Ada Juga PAW di DPRD Kota Kediri
Politisi muda itu tegak lurus dengan sikap politik partainya. Yakni konsisten pada suara rakyat. Yakni pemilihan kepala daerah harus dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Kepala daerah merupakan pemimpin yang sehari-hari bekerja dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Oleh karena itu, rakyat sudah memiliki hak penuh untuk menentukan siapa pemimpin yang mereka kehendaki melalui mekanisme pemilihan langsung.
Dhito menilai, wacana pengembalian pemilihan kepala daerah oleh DPRD telah mencederai cita-cita reformasi.
Baginya pilkada tidak langsung adalah langkah mundur bagi demokrasi.
“Jika orang yang paling bersentuhan dengan masyarakat tidak dipilih oleh rakyat, maka ini mencederai cita-cita reformasi,” tegasnya.
Dia menegaskan, PDI Perjuangan konsisten berada di barisan rakyat, sebagaimana Arah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri agar kader selalu turun dan berpihak kepada masyarakat.
“Sebagaimana tema Rakernas, PDI Perjuangan akan selalu berdiri bersama rakyat,” tegasnya saat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-53 partai di Jakarta, Sabtu (10/1).
Dhito mengimbau, kehadiran semua kader banteng Kabupaten Kediri di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Pesan kepada kader PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, kalau ada acara yang diundang jangan kebanyakan anggota partai. Tapi juga yang diundang masyarakat umum,” jelasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian