Pria yang akrab disapa Adi itu mengatakan, jika benar nanti ada perubahan dapil maka kecamatan yang berpotensi pecah jadi dua adalah Mojoroto. Berkaca dari perolehan suara pada pemilu sebelumnya mencapai lebih dari 27 ribu suara maka dia optimistis bisa meraih dua kursi setiap dapil. Dia akan all out untuk mendapatkan delapan kursi di DPRD Kota Kediri.
"Saya pikir target itu menjadi bagian daripada pengelolaan pemenangan pemilu. Kami punya banyak celah atau ruang-ruang yang bisa kami ambil untuk mendapatkan kemenangan," tegas Adi. Dia menyebut empat dapil akan jadi peluang yang yang bagus untuk partainya
Apalagi partainya merupakan partai nasionalis yang punya banyak peluang untuk mengambil beberapa segmen. Termasuk adalah generasi milenial, generasi Z, dan sebagainya.
Adapun untuk pembentukan struktur partainya saat ini, Adi mengklaim tidak ada perubahan drastis. "Struktur partai kami sudah solid sejak 2024," ujarnya. Sebanyak 90 persen adalah orang lama.
Jika nanti dalam prosesnya ada penggantian, pembaruan, menurut Adi itu hal biasa di dalam sebuah kepartaian. Tetapi intinya struktur partai sudah bergerak. Hal itu telah menjadi modal partainya untuk pemenangan pemilu pada 2029.
Adi akan melakukan pemetaan jika kelak ditetapkan empat dapil. Yang kedua adalah chance untuk Nasdem mendapatkan suara. "Ya hitung-hitungannya, kalau di setiap dapil kami mendapatkan dua kursi, itu tidaklah menjadi sulit," ungkapnya. Dia memberi contoh di Mojoroto, pada periode kemarin mendapatkan dua kursi.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian