KEDIRI, JP Radar Kediri– Dalam rangka memastikan harga tidak melonjak signifikan sebagai pemicu inflasi, Reni Ramawati, Anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Kediri melakukan sidak pasar pada Kamis pagi (27/3/2025).
Salah satu titik sidak yang disasar adalah Pasar Ngadiluwih. Sebagai wakil rakyat, Reni punya tugas melakukan pengawasan terhadap eksekutif dengan menyidak pasar.
Reni mengatakan, sidak pasar bertujuan untuk mengetahui harga kebutuhan bahan pokok.
Jika ada kenaikan signifikan, maka akan ditindaklanjuti dalam rapat komisi II yang mengurusi bidang ekonomi dan keuangan daerah.
Setelah itu, hasil rapat akan diteruskan kepada Pemkab Kediri melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Ketersediaan komoditas barang aman. Daging ayam, daging sapi, ikan, sayur dan kebutuhan pokok lain cukup melimpah di pasar,” ujar Reni.
Sedangkan harga, lanjutnya relatif stabil. Bawang merah yang ada kenaikan harga sampai 50rb per kg.
Lalu, ada cabai rawit yang turun. Dari sebelumnya Rp 100 ribu per kg menjadi Rp 83 ribu sampai Rp 88 ribu per kg.
Sementara cabai merah besar harganya Rp 60 ribu per kg dan bawang putih Rp 40 ribu per kg.
Untuk daging ayam, ada kenaikan harga Rp 2.000.
Dari Rp 30 ribu menjadi Rp 32 ribu per kg. Adapun ketersediaan komoditas bahan pokok seperti beras dan minyak, stoknya masih cukup melimpah dan harganya masih stabil.
Dalam sidak tersebut, Reni mendapati harga komoditas sayuran yang mengalami kenaikan. Pedagang berharap, kenaikan harga menjelang Lebaran tidak terjadi lonjakan signifikan.
“Pedagang khawatir akan semakin sepi pembeli, karena dengan harga yang ada sekarang daya beli masyarakat sudah turun, apalagi jika terjadi lonjakan harga,” pungkas Reni.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.