KEDIRI, JP Radar Kediri- Kabar duka menyelimuti pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Kediri. Mochamad Ibrahim, 56, petugas perlindungan masyarakat (linmas) di TPS 03 Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri menghembuskan napas terakhirnya saat sedang bertugas.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (27/11) sekitar pukul 10.30. Ibrahim sapaan akrab Mochamad Ibrahim sudah berada di lokasi sejak pagi. Dia bertugas menjaga jalannya Pilkada 2024 di luar ruangan di TPS 03 yang berada di SDN Tosaren 2.
Pengawas Pemilu TPS 03 Tosaren, Alvito Rizqi Ananda mengatakan, karena berada di luar ruangan dia ikut membantu mengatur jika ada pemilih yang datang ke TPS. Ketika sedang berjalan, Ibrahim tiba-tiba saja terjatuh. Dia tidak sadarkan diri.
"Saat itu pandangan matanya sudah kosong. Hanya melihat ke atas, terus tubuhnya seperti kejang. Dadanya mengembang," terang Alvito. Karena kondisinya tidak sadarkan diri, Ibrahim lantas dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran pukul 10.49.
Baca Juga: Jelang Pencoblosan, Bawaslu Kota dan Kabupaten Kediri Petakan Kerawanan Pilkada Serentak 2024
Dia dilarikan menggunakan mobil pribadi milik warga. "Saya dapat informasi saat di perjalanan meninggal dunia," ungkapnya.
Kematian yang mendadak itupun diduga akibat faktor kelelahan. Sebab, Alvito mengatakan ritme kerja selama beberapa hari jelang pemungutan suara cukup tinggi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah