KEDIRI, JP Radar Kediri- Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri terus turun ke bawah. Kemarin (8/10), paslon 01 Vinanda Prameswati dan Qowimuddin Thoha blusukan ke gang sempit Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren. Di depan warga, Vinanda - Gus Qowim menjanjikan merealisasikan programnya kepada masyarakat.
Ketua Harian Organisasi Relawan Suket Teki itu menjanjikan beberapa program yang dilakukan jika terpilih menjadi Wali Kota Kediri. Di antaranya adalah mobil pelayanan masyarakat. Kendaraan itu untuk menunjang layanan yang cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat.
“Ke depan, kalau ada mobil pelayanan masyarakat setuju nopo mboten? Tapi tujuannya bukan untuk rekreasi, bapak ibu. Untuk membantu masyarakat, misal untuk lansia yang mau ke posyandu lansia,” ujarnya di depan warga Kelurahan Burengan. Dia tidak ingin ada warga yang kesulitan mengakses pelayanan masyarakat kedepannya.
Selain itu, Vinanda juga menyoroti tingkat kemiskinan di Kota Kediri. Tingkat kemiskinan di Kota Kediri masih di angka 7,15 persen. Dari situ, Vinanda-Gus Qowim menawarkan program padat karya berupa pelatihan bagi masyarakat miskin yang menganggur.
Baca Juga: Bawaslu Kota Kediri Memproses Belasan Pelanggaran Kampanye di Media Sosial
“Kita juga perlu memberikan kualitas pendidikan yang layak bagi anak-anak kita. Sehingga kami disini punya program yang namanya beasiswa berprestasi bagi mahasiswa tidak mampu mulai S1 hingga S3,” urainya.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, Vinanda-Gus Qowim menyapa masyarakat dengan berkeliling di gang-gang sempit RT 01 RW 05 Kelurahan Burengan. Di beberapa kesempatan, paslon 01 itu juga mengenalkan diri dan berbincang dengan masyarakat.
“Program-program ini tidak bisa diwujudkan oleh individu saja. Perlu ada kerja sama dengan berbagai pihak,” tandas alumnus Universitas Brawijaya itu saat menggalang dukungan dari masyarakat di sana.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah