KEDIRI, JP Radar Kediri - Sejumlah partai politik (parpol) di Kabupaten Kediri mulai menentukan sikapnya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan rekomendasi kepada Bupati Hanindhito Himawan Pramana kemarin di Surabaya.
Bapak dua anak itu juga sudah mengantongi surat tugas (ST) dari Partai Golkar.
Untuk diketahui, selain pria yang akrab disapa Dhito itu, sebelumnya DPD PKS Kabupaten Kediri juga berkomunikasi dengan dua kandidat lainnya.
Yakni, Owner Tajimas Group Deny Widyanarko, dan pengusaha muda Rahmadi Yogiantoro.
Namun, hanya nama Dhito dan Deny yang diajukan ke DPP PKS. Sebab, pengusaha yang akrab disapa Yogi itu tidak melanjutkan komunikasinya ke pusat.
“Saya terima rekom dari PKS tadi siang (12/7),” kata Dhito kepada media ini kemarin sore.
Selain rekomendasi dari PKS, bupati muda itu mengaku juga sudah menerima surat tugas dari DPP Golkar.
Meski belum berwujud rekomendasi, Dhito mengaku optimistis rekomendasi partai berlambang pohon beringin itu tidak akan berubah. Sebab, hanya dirinya yang mendapat surat tugas dari DPP Golkar.
“Rekomendasi akan turun setelah saya menentukan bacawabup (bakal calon wakil bupati, Red),” lanjut Dhito.
Hal yang sama menurut Dhito juga akan dilakukan oleh beberapa partai lain. Sedikitnya, dia optimistis akan menerima rekomendasi dari dua partai lainnya setelah menentukan bacawabup-nya.
“Saya minta waktu dalam satu atau dua hari untuk menentukan bacawabup (ke dua partai lain, Red),” terang suami Eriani Annisa itu.
Siapa kandidat bacawabup yang akan digandengnya di pilkada November nanti? Dhito menyebut dirinya masih akan berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait. Mulai partai politik, para tokoh, kiai, dan ulama.
“Teman-teman kepala desa juga saya mintai masukan,” tandasnya.
Saat ditanya apakah dia akan kembali menggandeng tokoh nahdliyin? Dhito memberi sinyal tetap berpasangan dengan bacawabup dari unsur ‘hijau’.
“Sepertinya demikian (menggandeng tokoh nahdliyin, Red),” tutur Dhito.
Terpisah, Ketua DPD PKS Kabupaten Kediri Marenda Darwis membenarkan tentang rekomendasi yang kemarin diserahkan kepada Dhito.
Menurutnya, penentuan rekomendasi dilakukan setelah melalui proses komunikasi yang panjang dengan semua bacabup.
Baca Juga: PKB Kabupaten Kediri Tunggu Penentuan Rekomendasi dari DPP soal Bacabup Kediri yang Dipilih
“Dimulai dari komunikasi struktur DPD PKS Kabupaten Kediri dengan partai-partai dan Bacalon Bupati yangg potensi maju ke DPW PKS Jawa Timur, dilanjutkan ke DPP PKS untuk diverifikasi,” papar pria yang akrab disapa Darwis itu.
Penyerahan rekomendasi dilakukan di kantor DPW PKS Jawa Timur pukul 14.00 kemarin. “Setelah menerima rekomendasi kami akan membangun komunikasi dengan partai-partai pengusung Mas Dhito,” jelasnya.
Untuk diketahui, selain PKS dan Golkar, sebelumnya Dhito sudah mengantongi rekom dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan PDI Perjuangan. Adapun Deny Widyanarko juga sudah mengantongi rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).
Jika Dhito benar-benar mengusung bacawabup dari kalangan nahdliyin, hampir dipastikan suara kaum ‘hijau’ akan terbelah. Sebab, Deny sudah menggandeng Ketua Muslimat Kabupaten Kediri Mudawamah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah