KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemdes Payaman di Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri harus membangun kembali kantor desa. Tahun ini, proyek itu dikerjakan sejak September lalu. Pembangunan fisik dilakukan kerena kondisi tak layak dan bangunananya sudah dimakan usia.
“Kondisinya sudah tua dan banyak yang rusak karena terakhir dipugar itu di 1990,” ungkap Sekretaris Desa Payaman Erma Kristiawan.
Pembangunan kantor desa meliputi ruang sekretariat, ruang terima tamu, dan ruang pelayanan. Pemdes menggunakan dana Pendapatan Asli Desa yang berasal dari laba Bumdes dan hasil lelang sawah. Sebelumnya, perbaikan kantor desa pertama kali dilakukan pada 2022.
Saat ini kegiatan administrasi dan pelayanan pemdes menempati ruang PKK yang terletak di sisi lain balai desa. “Sementara menempati ruang PKK karena sebagian besar PKK juga perangkat desa jadi gak masalah. Diperkirakan akan rampung di akhir tahun ini,” jelasnya.
Tak hanya pembangunan kantor desa, pemdes juga melakukan pembangunan jalan menuju lahan pertanian. Lalu, pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) di jalan-jalan yang memiliki potensi longsor.
Jalan usaha tani yang dibangun sepanjang 500 meter dengan lebar 5 meter. Jalan tersebut dulunya hanya jalan tanah biasa. Ketika musim hujan tiba, jalanan menjadi becek dan menghambat kegiatan pertanian. Di sana terdapat sekitar 30 lahan milik warga.
“Sekarang sudah selesai, karena jalannya luas, pemdes juga berencana membuat jogging track karena juga dekat dengan pemukiman warga,” ucap Erma.
Bahan yang digunakan adalah beton karena dinilai lebih awet dan kuat untuk menahan beban. Untuk pembangunan TPT adalah sepanjang 230-250 meter. Telah terselesaikan sekitar 200 meter.
Editor : rekian