Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Usulkan 509 Formasi CPNS

adi nugroho • Rabu, 5 September 2018 | 04:12 WIB
pemkab-usulkan-509-formasi-cpns
pemkab-usulkan-509-formasi-cpns


KEDIRI KABUPATEN - Kabar gembira bagi para pencari kerja atau yang mengidam-idamkan menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bakal mengusulkan pengisian PNS baru. Jumlahnya mencapai 509 formasi.


Usulan itu akan dibawa ke pertemuan dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Rencananya, pertemuan itu akan berlangsung Kamis (6/9) di Jakarta.


“Rencananya (pertemuan itu) akan mengundang daerah seluruh Indonesia untuk rapat di Jakarta,” ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sukadi kepada koran ini kemarin siang (3/9).


Berdasarkan keterangan Sukadi, rapat tersebut akan mengagendakan penyampaian formasi CPNS dan rencana pelaksanaanya. Yang bakal hadir adalah perwakilan dari pemerintah provinsi (pemprov), pemkot, maupun pemkab seluruh Indonesia. “Kalau dari undangannya, yang mewakili adalah sekretaris daerah (sekda) dan BKD,” imbuh Sukadi.


Berdasarkan informasi kebijakan dari Pemerintah Pusat, formasi CPNS kali ini yang dibutuhkan ada tiga jenis. Yaitu tenaga pengajar atau guru, kesehatan, dan teknis.


Lebih lanjut, Pemerintah Pusat membatasi usulan formasi CPNS dari daerah tersebut maksimal sejumlah dengan PNS yang pensiun pada 2018. Namun, angka usulan CPNS yang diajukan tersebut tidak akan sepenuhnya diamini oleh Pemerintah Pusat.


Apabila berkaca pada tahun sebelumnya, angka yang diajukan oleh Pemkab Kediri hanya disetujui sebagian kecilnya saja. Bahkan hanya sedikit yang disetujui oleh pemerintah pusat.


Berdasarkan keterangan Sukadi, hal tersebut dilaterbelakangi oleh pertimbangan ekonomi dan pengeluaran nasional. Pemerintah Pusat memiliki kalkulasi sendiri terkait pengeluaran nasional agar tidak membengkak.


Lebi lanjut, tes CPNS ini sendiri akan berbasis komputer dan dapat diakses dalam jaringan. “Rencananya, dalam pelaksanaan tes tersebut akan dilakukan dengan sistem computer assisted test (CAT, Red),” tambahnya.


Sukadi menambahkan, dengan tes jenis ini maka akan lebih transparan dan bisa terbukti kemampuan antar peserta itu sendiri. Terlebih, tes ini telah memiliki standar yang tinggi.


“Setelah tes itu hasilnya bisa langsung ditampilkan dan diketahui oleh peserta,” jelasnya.


Terkait tempat pelaksanaan tes, ia menegaskan belum dapat memberikan informasi secara pasti. Namun, biasanya dalam satu provinsi tersebut akan dibagi menjadi beberapa zona.


Kepada para calon pelamar, Sukadi menegaskan bahwa tes CPNS ini tidak dipungut biaya alias gratis. Ia menekankan bahwa apabila ada oknum yang mengaku bisa membantu menjadikan PNS itu adalah salah besar. Menurutnya hal tersebut hanyalah akal-akalan oknum saja.


Berdasarkan keterangannya, tes CPNS ini ada dua macam. Yaitu tes seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang. Lebih lanjut, tes kompetensi dasar ini meliputi karakteristik individu, tes intelegensi umum, dan wawasan kebangsaan.


“Untuk seleksi kompetensi bidang masih akan dibicarakan pada rapat nanti. Yang pasti harus banyak belajar dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” pesannya.


 

Editor : adi nugroho
#kediri #pegawai