Wali Kota Kediri Kocok Ulang Ratusan Pejabat, Ini Target Yang Harus Diselesaikan

Hilda Nurmala Risani • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 21:30 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyalami pejabat eselon II yang dilantik di ruang Joyoboyo kemarin sore./Foto : Wahyu Adji
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyalami pejabat eselon II yang dilantik di ruang Joyoboyo kemarin sore./Foto : Wahyu Adji

 

JP Radar Kediri-Gerbong mutasi di Pemkot Kediri bergerak lagi. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memutasi ratusan pejabat eselon II, III, dan IV kemarin. Termasuk di antaranya beberapa pucuk pimpinan dinas dan badan.

          Di antaranya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) M. Ferry Djatmiko yang bergeser ke dinas koperasi, usaha mikro dan tenaga kerja (dinkop UMTK). Dia mengisi pos Eko Lukmono yang menjabat asisten perekonomian dan pembangunan.

          Pergeseran juga terjadi di dinas kebudayaan, pariwisata, kepemudaan, dan olahraga (disbudparpora) yang dijabat Un Achmad Nurdin. Dia mengisi pos Bambang Priyambodo yang kemarin dilantik sebagai kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM). Adapun pos lama Un di dinas ketahanan pangan dan pertanian diisi oleh Arief Cholisudin Yuswanto.

Baca Juga: Polres Kediri Kota Lakukan Mutasi Pejabat dan Kapolsek Jajaran, Ini Daftarnya!

          Wali Kota Vinanda Prameswati mengatakan, mutasi ratusan pejabat kemarin dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepad masyarakat. “Hari ini (1/9) ada 184 pejabat yang dilantik dari berbagai jenjang. Mulai administrator, pengawas, struktural, hingga pelaksana,” kata Vinanda tentang mutasi 15 pejabat eselon II, 60 pejabat eselon III, 77 pejabat eselon IV, dan 32 fungsional itu.

          Dengan kehadiran wajah-wajah baru itu di organisasi perangkat daerah (OPD), Vinanda berharap ke depan pelayanan Pemkot Kediri bisa semakin cepat, transparan, akuntabel, dan profesional.

          Kepada pejabat yang baru dilantik, Vinanda meminta agar mereka bisa segera beradaptasi. Sebab, tantangan yang dihadapi dan harus diselesaikan ke depan semakin banyak. “Banyak sekali kebutuhan masyarakat yang harus segera dipenuhi,” lanjutnya.

          Pemimpin muda itu memberi target 100 hari kerja pertama kepada para pejabat itu untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah mereka. Selebihnya, mereka juga diminta untuk memahami target kinerja yang sudah ada di masing-masih organisasi perangkat daerah (OPD).

          “(Target kinerja) bukan hanya dipahami, tapi harus segera bergerak dan merealisasikannya,” terang Vinanda ditemui usai melantik pejabat di ruang Joyoboyo Pemkot Kediri kemarin sore.

          Terpisah, beberapa pejabat yang ditemui Jawa Pos Radar Kediri mengaku siap bertugas di pos baru. Kepala BKPSDM Kota Kediri Bambang Priyambodo menyebut mutasi adalah hal yang lumrah bagi PNS.

“Ini (mutasi) adalah proses satu manajemen dan sustainable government ya. Pemerintahan yang berkelanjutan, manajemen yang berkelanjutan juga. Ini amanah dan mudah-mudahan kita bisa menjalani semuanya. Tentunya yang penting bisa menjalankan, membantu tugas-tugas pemerintahan ini sesuai dengan tupoksi masing-masing," ujarnya.

Baca Juga: Gerbong Mutasi Siap Bergerak Lagi? Puluhan Pejabat Pemkot Kediri Ikuti Asesmen di BKD Jatim

          Membidangi kepegawaian, Bambang menyebut peningkatan kualitas SDM jadi prioritas utama. “Bagaimana peningkatan kualitas SDM ASN ini, nanti akan diadakan diklat-diklat dan bimtek. Ini penting untuk penguatan SDM,” lanjutnya.(*)

Editor : Mahfud
mutasi pejabat Wali Kota Vinanda Prameswati Organisasi Perangkat Daerah kota kediri