JP Radar Kediri - Pemdes Semen tengah merencanakan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) dan kantor desa baru. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta menyediakan fasilitas kegiatan bagi warga. Saat ini, proses pembangunan sedang dilakukan secara bertahap.
Pembangunan GOR ini diharapkan bisa dimanfaatkan warga untuk berbagai acara. Seperti hajatan, agar tidak memblokir jalan.
“Apalagi wilayah kami berbatasan dengan kota, sehingga jalanan selalu ramai,” ungkap Sekretaris Desa Semen Muh. Fahmi Alfian.
Gedung baru tersebut dibangun di atas tanah lapangan di Dusun Bajang. Di mana kantor pelayanan dan GOR berada dalam satu lokasi.
Pembangunan kantor pelayanan telah dimulai sejak 2022. Sementara pengerjaan GOR baru berjalan pada 2024.
Baca Juga: Pemdes Blimbing Gurah Kediri Gandeng Remaja lewat Voli dan Mengaji
Tujuan utama pemindahan ini adalah kondisi kantor Desa Semen saat ini yang dinilai sangat sempit.
Saat ada tamu atau pelayanan yang datang bersamaan, area kantor sering tidak mencukupi karena keterbatasan lahan parkir.
Saat ini, progres pembangunan GOR sudah memasuki tahap terpasang tembok dan atap.
Sedangkan kantor pelayanan masih berupa dinding. Pengerjaan memang belum bisa dilanjutkan sepenuhnya karena keterbatasan dana.
“Insyaallah terus dilanjutkan. Kami juga telah mengajukan bantuan dari Pemda, semoga bisa segera terlaksana,” lanjut Fahmi.
Diketahui kantor pelayanan sekaligus balai desa yang digunakan saat ini telah dibangun sejak awal tahun 2000-an. Awalnya berlokasi di depan Koramil, namun setelah berpindah pun lokasinya dinilai belum strategis.
Pemugaran di lokasi lama sulit dilakukan karena lahan sudah mepet dengan rumah-rumah warga. Meskipun bangunan masih kokoh, kendala utamanya adalah tidak adanya lahan parkir.
Baca Juga: Tak Hanya Wisata Alam, Pemdes Karangrejo Ngasem Kediri Bangun Sumber Air juga Jadi Sarana Edukasi
Nantinya, kantor pelayanan baru akan memiliki luas 25 x 15 meter. Sedangkan GOR berukuran 18 x 30 meter.
Ukuran ini jauh lebih luas dibandingkan kantor saat ini yang hanya memiliki luas 9 x 24 meter.
“Lokasi baru itu memang masuk ke dalam gang, tidak persis di depan jalan besar seperti kantor sekarang. Tapi halamannya jauh lebih luas, sehingga kegiatan seperti upacara dan lainnya bisa dilakukan di sana,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita