KABUPATEN, JP Radar Kediri– Upaya penyelesaian pembangunan Museum Sri Aji Joyoboyo terus dilakukan.
Tak hanya akan menambah fasad dan menyelesaikan amfiteater.
Pemkab Kediri juga berencana melakukan penataan kawasan museum.
Rencana penataan tersebut diproyeksikan dilaksanakan pada 2027 mendatang.
Anggaran yang disiapkan pun tidak sedikit, diperkirakan mencapai Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar.
Baca Juga: Pemdes Bogem Gurah Kediri Bangun Museum untuk Simpan Penemuan Purbakala
Untuk diketahui, tahun ini pemkab akan melanjutkan pembangunan Museum Sri Aji Joyoboyo.
Adapun yang dibangun antara lain fasad museum. Selain itu juga dilakukan rehab serta revitalisasi amfiteater yang berada di halaman belakang museum.
Tak hanya itu, pemkab juga akan menyelesaikan sejumlah fasilitas pendukung.
Salah satunya akses keluar masuk kendaraan besar di sisi kanan dan kiri museum.
Anggaran untuk pembangunan lanjutan tersebut telah disiapkan tahun ini dengan pagu sekitar Rp 6 miliar.
“Itu kan belum finis semua, mulai amfiteater serta akses keluar masuk kendaraan besar,” ujar Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Irwan Chandra Wahyu Purnama.
Irwan menambahkan, pihaknya telah melakukan review detail engineering design (DED) fasad dan amfiteater.
Kini pemkab tengah menyusun dan melakukan review harga perkiraan sendiri (HPS). “Masih persiapan proses pengadaan,” tegas Irwan.
Baca Juga: Edisi Khusus 1.222 Tahun Kabupaten Kediri: Museum Jayabaya Dulu, Museum Etnografika Kemudian
Laki-laki yang juga kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang itu mengatakan, pengumuman tender akan muncul April ini.
Jika proses berjalan lancar, tahapan lelang diperkirakan selesai pada Mei.
Dengan demikian, awal Juni mendatang pembangunan fisik bisa mulai dikerjakan. “Kurang lebih lima bulan fisik selesai,” ucapnya.
Selain pembangunan fisik tersebut, pemkab juga merencanakan penataan kawasan museum.
Penataan meliputi pembenahan area parkir, penambahan ornamen taman, hingga penataan interior kawasan.
Untuk area parkir yang saat ini masih berupa tanah dan rumput, rencananya akan dipasang paving.
Selain itu juga akan ada penambahan ornamen taman untuk mempercantik kawasan. “Itu master plannya ada di pariwisata. Kami mengikuti itu,” jelas Irwan.
Irwan mengatakan, penataan kawasan museum tersebut direncanakan dilaksanakan pada 2027.
Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan berkisar Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar.
Baca Juga: Dalam Sebulan Kunjungan Museum Sri Aji Joyoboyo Kediri Tembus Ribuan
“Namun masih akan dihitung lagi kebutuhan rincinya,” tandasnya sembari menyebut sebenarnya penataan kawasan sempat direncanakan dikerjakan tahun ini.
Namun karena ada efisiensi anggaran, rencana tersebut akhirnya dihapus.
Editor : Andhika Attar Anindita