KEDIRI, JP Radar Kediri-Satu pos strategis kembali diduduki oleh pejabat perempuan. Ini setelah Endang Kartika Sari dilantik menjadi Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda).
Dia menggantikan M. Ferry Djatmiko yang sudah diperpanjang dua kali di jabatan tersebut.
Pelantikan yang berlangsung di ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Vinanda Prameswati. Di depan sejumlah wartawan, Vinanda menyebut pelantikan Endang kemarin sebagai langkah penyegaran di Pemkot Kediri.
Dengan posisi barunya, Vinanda berharap akan ada peningkatan kinerja di Pemkot Kediri. Demikian juga pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi.
“Yang kemarin kan Pak Ferry (M. Ferry Djatmiko) sudah dua kali, itu batas maksimal. Sehingga kami juga dituntut untuk segera menunjuk Pj Sekda yang baru dan sekarang kami tunjuk Bu Endang,” kata Vinanda tentang alasan penggantian Pj Sekda.
Penunjukan perempuan yang secara definitif menjabat kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri itu, menurut Vinanda juga menimbang beberapa hal.
Di antaranya kompetensi dan kemampuan. Serta menimbang hasil uji dari panitia seleksi (pansel) sebelumnya.
“Saya percaya dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki Bu Endang. Insya Allah nanti ke depan pelayanan publik di Kota Kediri juga bisa berjalan dengan optimal,” tandasnya.
Di sisi lain, pelantikan Endang sekaligus menunjukkan semakin banyaknya perempuan yang menduduki kursi strategis di Pemkot Kediri. Saat ini, ada enam organisasi perangkat daerah (OPD) dan bagian di pemkot yang dipimpin sosok perempuan.
Sementara itu, Endang Kartika Sari menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas baru itu. Salah satunya, meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar-OPD sesuai pesan wali kota.
“Tugas terdekat ini menyiapkan anggaran 2027. Yang ini sedang disusun dengan desk di bappeda. Nanti dalam waktu dekat akan dibahas dengan internal pemkot,” papar Endang.
Tugas baru itu, diakui Endang merupakan tantangan tersendiri. Apalagi, secara definitif perempuan yang tinggal di Kecamatan Mojoroto itu juga menjabat sebagai kepala dinas PUPR.
“Secara tugas pasti lebih banyak lagi, apalagi saya juga masih di PUPR. Tetapi saya tetap akan berusaha melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Dengan kolaborasi dan sinergi antar-OPD, Insya Allah nanti tugas yang berat itu akan menjadi ringan,” pungkasnya. (ais/ut)
Editor : Andhika Attar Anindita