Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Permak Wajah Museum Sri Aji Joyoboyo, Pemkab Gelontor Rp 6 Miliar untuk Membangun Fasad

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 12 Januari 2026 | 06:00 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Museum Sri Aji Joyoboyo terus bersolek. Tak berhenti di pembangunan pagar dan soft lauching 25 Desember saja.

Tahun ini, wajah museum daerah ini akan permak. Yaitu dengan membangun fasad dan menambah fasilitas museum.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Irwan Chandra Wahyu Purnama memastikan bahwa pembangunan bakal berlanjut.

Anggarannya pun telah disiapkan untuk tahun ini. Dana yang disiapkan diklaim tidak sedikit. “Pagunya sekitar Rp 6 miliar,” ujar Irwan.

Selain dipakai untuk membangun fasad, akan ada rehab dan revitalisasi pada amfiteater yang berada di halaman belakang museum.

“Pada 2026 ini dilakukan penyelesaian atau finishing pembangunan fasilitas museum,” terangnya. Dia mengatakan, tujuan dari pembangunan fasad itu tak lain untuk memperindah museum.

Selain itu juga penyelesaian kebutuhan fasilitas lainnya. “Tujuan utamanya penyelesaian fasilitasnya. Seperti amfiteaternya, akses keluar masuk kendaraan, fasilitas parkir dan lain-lain,” terang laki-laki yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman itu.

Kabid Cipta Karya DPKP Kabupaten Kediri Joko Riyanto menambahkan, bahwa saat ini museum masih terkesan polos.

Maka dari itu dilakukan pembangunan fasad. “Konsepnya nuansa natural-modern dengan tetap memasukkan unsur budaya Kediri,” jelas Joko.

Adapun untuk amfiteater, nantinya akan dilakukan penambahan ornamen untuk latar panggungnya. Sehingga, penonton tidak hanya melihat fisik museum saja. Melainkan ada ornamennya.

“Jadi nanti orang-orang melihat di tribun itu gakmelihat museumnya. Tapi ada background yang dilihat. Entah itu nanti candi atau bagaimana,” ucapnya.

Menurut Joko, yang tidak kalah penting adalah site development. Yakni akses-akses kendaraan besar di sisi utara-selatan museum.

“Itu yang sisi dalam sudah ada. Tapi yang dari jalan raya menuju pelataran museum yang kiri kanan itu belum ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Detail Engineering Design (DED) diklaim sudah rampung. Namun, masih perlu dilakukan review.

Menurutnya, peninjauan ulang tersebut ditargetkan rampung Januari ini. Selambat-lambatnya pertengahan Februari.

Sehingga, bulan depan bisa dilakukan tender. Jika semua sesuai timeline maka awal April nanti bisa berkontrak. “Kalau lancar semua, September selesai,” tandas Joko. (sad/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#museum #pemkab kediri #disparbud #sejarah