KEDIRI, JP Radar Kediri- Monumen macan putih di Desa Balongjeruk, Kunjang mendadak viral di media sosial (medsos) karena bentuknya yang lucu. Masyarakat juga menganggap patung itu sebagai representasi Persik Kediri.
Padahal, itu adalah patung dari danyang Desa Balongjeruk. Yang mitosnya sering muncul di daerah Dusun Punden/Desa Balongjeruk. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Desa Balongjeruk Ardan Setiadi.
Perlu diketahui, karena viral, banyak warga pun yang datang untuk sekedar melihat atau berswafoto. Mulai dari warga lokal hingga luar daerah. Masyarakat menilai patung macan putih itu mirip kudanil, zebra, bahkan kapibara.
Ada pula yang mengira sebagai patung macan putih persik. Menurut Ardan, macan putih yang ada di Balongjeruk itu berawal dari cerita para sesepuh desa. Bahwa ada sosok macan putih yang dianggap sebagai penjaga desa.
“Yang konon katanya macan putih dulu adalah sebagai hewan peliharaan dari leluhur yang babat desa juga bisa disebut yang jaga Desa Balongjeruk.Tetapi perlu digaris bawahi itu adalah cerita dari orang tua dulu, sebaik-baiknya pelindung adalah Allah,” jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan ceria mulut ke mulut warga, sosok itu masih sering terlihat. Ada yang bilang kalau sosok macan putih itu ada di perbatasan-perbatasan desa. Keliling jaga desa.
Ada juga yang mengatakan bahwa macan itu sering muncul di Punden Dusun/Desa Balongjeruk. “Punden segerombol pohon randu terletak di persawahan Dusun Balongjeruk,” jelasnya.
Editor : rekian