Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartika Sari mengatakan, beberapa hari sebelumnya pihak kontraktor sudah mengajukan pemberian kesempatan untuk memperpanjang waktu pengerjaan.
“Dan kami beri kesempatan penyelesaian sampai 23 Desember (besok, Red),” ungkap Endang.
Saat ini, progres revitalisasi jembatan masih pada tahapan pemasangan ornamen pada jembatan. Termasuk pemasangan material ACP pada regel yang melintang di atas jembatan. Beberapa ornamen seperti lampu-lampu hias dan bollard sudah terpasang.
Endang menjelaskan jika pemasangan sirap dianggap paling sulit di masing-masing pilar. “Karena sirap harus dirakit di bawah dan kemudian diangkat dengan crane besar untuk dipasang di atas pilar,” ungkap Endang.
Pekerjaan yang harus menggunakan crane hanya bisa dilakukan di malam hari agar tidak mengganggu pengendara yang melintas di Jembatan Brawijaya.
“Kami upayakan siang hari tidak menutup jalan. Sehingga masyarakat masih bisa mobilitas di jembatan. Jadi (operasional crane, Red) kami mulai pukul 10 malam sampai 4 pagi,” bebernya.
Waktu yang semakin mepet membuat Endang tetap optimistis pekerjaan perbaikan Jembatan Brawijaya bisa tuntas sesuai target. Visual jembatan yang baru itu sudah bisa disaksikan masyarakat sebelum pergantian tahun.
“Insya Allah optimistis selesai. Mohon dukungan dan doanya,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian