Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

22 Ribu Orang Alami Hipertensi dan Rabun dari Hasil Cek Kesehatan Gratis di Kediri

Ayu Ismawati • Minggu, 21 Desember 2025 | 18:02 WIB
SKRINING: Siswa MTsN 1 Kota Kediri mengikuti CKG (4/8). Sampai pertengahan Desember ini total ada 121.859 orang yang sudah diperiksa kesehatannya.
SKRINING: Siswa MTsN 1 Kota Kediri mengikuti CKG (4/8). Sampai pertengahan Desember ini total ada 121.859 orang yang sudah diperiksa kesehatannya.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Sejak digelar Agustus lalu, ratusan ribu warga sudah mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) di Kota Kediri.

Dari pemeriksaan berupa skrining itu, kasus hipertensi hingga gangguan penglihatan atau rabun mendominasi temuan Dinas Kesehatan Kota Kediri.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kota Kediri Dwi Sunaryati mengatakan, hingga pertengahan Desember ini sudah ada 121.859 orang yang mengikuti CKG di Kota Kediri.

Seluruhnya tak hanya warga Kota Kediri. Melainkan beberapa berasal dari luar kota. Khususnya yang mengikuti CKG di sekolah dan perguruan tinggi hingga lembaga pemasyarakatan (lapas). 

“Kalau persentasenya 40,34 persen. Itu capaian Kota Kediri per hari Jumat kemarin (12/12),” ungkap Dwi.

Capaian tersebut menurutnya sudah melampaui target nasional yang tahun ini ditetapkan 36 persen.

Sedangkan di Kota Kediri, target sasaran seluruhnya 2025 ini mencapai 301.202 orang. Dengan demikian, capaian CKG sudah melampaui target sebanyak 108.433 orang.

“Kemarin pelaksanaannya kami maksimalkan di semua tempat. Kami coba kemarin di lapas, ada di hotel, di bulog, pondok pesantren, pengumpulan massa seperti waktu HUT KONI dan jalan sehat, dan sebagainya,” lanjutnya terkait salah satu upaya mempercepat capaian CKG selama empat bulan terakhir.

Dari hasil CKG itu, menurutnya banyak kategori-kategori penyakit yang ditemukan di masyarakat. Khususnya penyakit tidak menular seperti hipertensi yang mendominasi temuan.

Sedikitnya ada 14 ribu orang menderita hipertensi dari hasil CKG selama empat bulan terakhir.

“Dari semua orang yang mengikuti pemeriksaan hipertensi, ada 26,23 persen di antaranya yang (didiagnosa) hipertensi,” ungkapnya.

Selain itu, kondisi kesehatan tertentu juga banyak terungkap. Di antaranya kasus obesitas yang mencapai 10 ribu orang.

Selebihnya, gangguan kesehatan lainnya seperti penglihatan atau rabun juga banyak ditemui selama CKG.

“Gangguan penglihatan juga malah tinggi. Dari semua yang diperiksa, ada 21,51 persen (8.473 orang) yang menderita gangguan penglihatan,” bebernya sembari menyebut, beberapa gangguan penglihatan yang banyak ditemui mencakup kelainan refraksi.

Lebih jauh Dwi menerangkan, pelaksanaan CKG masih kerap menghadapi kendala. Khususnya dari masyarakat yang cenderung enggan hadir secara mandiri ke layanan kesehatan untuk mengikuti CKG. Alhasil pihaknya harus mengupayakan jemput bola ke masyarakat.

“Beda kalau petugasnya yang datang ke komunitas. Akhirnya diambil jalan seperti itu. Misalnya seperti di car free day, atau di kegiatan seperti jalan sehat itu kami masuk untuk periksa sekalian CKG-nya untuk mempermudah ketemu dan lebih banyak menjangkau sasaran,” tandasnya.

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kemenkes #CKG #cek kesehatan gratis