Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemdes Kaliboto Tarokan Sulap Waduk Peninggalan Belanda Jadi Tempat Pembibitan Ikan

Diana Yunita Sari • Sabtu, 22 November 2025 | 22:28 WIB
Sosialisasi pelestarian ikan lokal oleh Dinas Perikanan (Diana Yunita Sari)
Sosialisasi pelestarian ikan lokal oleh Dinas Perikanan (Diana Yunita Sari)

JP Radar Kediri - Pemdes Kaliboto rutin menggelar pelatihan dan sosialisasi bagi warga. Pelatihan tersebut mencakup pembuatan paving dan batako, kelas memasak, pelatihan pertanian, dan banyak lagi. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali warga dengan keahlian baru dan secara berkelanjutan dapat menaikkan taraf ekonomi. 

Pemdes Kaliboto baru saja mengadakan sosialisasi pelestarian ikan lokal di perairan umum daratan. Pemateri berasal dari Dinas Perikanan dan Satpol PP Kabupaten Kediri. Peserta sosialisasi mencakup anggota karang taruna, perwakilan warga, lembaga, dan perangkat desa.

Sosialisasi tentang budidaya ikan ini dilakukan untuk mendukung ikon wisata desa. Yaitu Waduk Cendana Kaliboto. Waduk tersebut adalah peninggalan Belanda yang kini difungsikan kembali dengan diisi berbagai bibit ikan. Hingga akhirnya aktif dijadikan lokasi wisata pemancingan.

“Lahan milik Dinas Pengairan, namun pengelolaannya dari Pemdes. Di sana ada ikan lokal seperti nila, tombro, dan patin. Adanya sosialisasi ini bertujuan untuk mendukung dan menjaga ikon wisata tersebut,” ungkap Kasi Pemerintahan Desa Kaliboto Edi Subroto.

Waduk tersebut memiliki luas sekitar 5 ribu meter persegi. Saat musim kemarau, waduk ini digunakan sebagai sumber pengairan petani. Ketika musim penghujan juga berfungsi untuk penyaringan air Sungai Kolokoso.

Budidaya ikan di waduk dilaksanakan oleh anggota karang taruna. Pada momen-momen tertentu, mereka sering menggelar event memancing berbayar yang ramai diikuti warga dari berbagai daerah. Di waduk itu, terdapat berbagai bibit ikan unggulan.

Selain pelestarian ikan di waduk, sosialisasi tersebut juga ditujukan untuk warga desa yang memiliki usaha budidaya ikan mandiri. Setelah sosialisasi terlaksana, warga ramai-ramai melepaskan 38 ribu bibit ikan tawes. “Kegiatannya bermanfaat, selain sebagai pengenalan kepada warga, juga merupakan upaya pelestarian ikan lokal,” jelas Edi.

Editor : Mahfud
#program desa #kabupaten kediri #kediri #Pemdes #kecamatan tarokan #pelestarian ikan air tawar