Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemdes Kalibelo Gampengrejo Optimalkan Program Integrasi Layanan Terpadu

Diana Yunita Sari • Jumat, 21 November 2025 | 22:02 WIB
Kegiatan ILP Desa Kalibelo setiap satu bulan sekali (Diana Yunita Sari)
Kegiatan ILP Desa Kalibelo setiap satu bulan sekali (Diana Yunita Sari)

JP Radar Kediri - Pemerintah Desa Kalibelo terus berusaha mengoptimalkan pelayanan kepada warganya. Terutama dalam bidang kesehatan. Layanan tersebut dikemas dalam program Integrasi Layanan Terpadu (ILP) yang menyasar seluruh kalangan. Mulai dari balita, remaja, hingga lansia.

Pelaksanaan ILP di Desa Kalibelo dibagi menjadi dua kali dalam satu bulan. Minggu kedua dikhususkan untuk warga Dusun Kalibelo. Sementara minggu ketiga untuk warga Dusun Sumber Tugu. Kegiatan rutin ini dilaksanakan di Balai Desa Kalibelo. Warga antusias hadir setiap jadwalnya. Didampingi oleh para kader dan petugas dari Puskesmas setempat.

Antusias warga sangat tinggi. Setiap kegiatan bisa mencapai ratusan warga. Selain pemeriksaan berkala, kegiatan ini juga penting untuk mendeteksi warga yang kemungkinan memiliki penyakit dan harus dirujuk. “Sehingga bisa langsung ditangani,” ungkap Sekretaris Desa Kalibelo Kartika Wahyu Dwi Atmawati.

Kegiatan ILP di balai desa meliputi cek kesehatan awal. Seperti cek tensi, gula darah, kolesterol, asam urat, serta pemberian vaksin bagi balita yang dilaksanakan oleh pihak Puskesmas.

Di Desa Kalibelo sendiri, terdapat sekitar 24 orang kader Posyandu. Mereka tak hanya melakukan pengecekan di balai desa. Namun juga aktif melakukan visit ke rumah-rumah lansia yang tidak bisa hadir karena keterbatasan kondisi fisik.

Setelah cek kesehatan, peserta Posyandu kemudian menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Berupa makanan bergizi yang nutrisinya telah disesuaikan berdasarkan anjuran dari pihak Puskesmas. Menunya diusahakan memiliki komposisi sayur dan protein yang seimbang.

Uniknya, untuk penyediaan menu PMT ini, Pemdes memesan kepada para pelaku katering di desa secara bergantian. Langkah ini dilakukan agar penyaluran merata dan turut memberdayakan pelaku usaha lokal.

“Karena warga Desa Kalibelo 90 persen petani, maka kadang saat musim tanam itu ada yang tidak datang. Tapi para kader tetap semangat untuk mengajak, kadang mereka bahkan menggunakan kostum-kostum unik begitu,” jelas Kartika.

Selain pemberian PMT bagi yang datang ke posyandu, pemdes juga memiliki agenda wajib dalam menangani kasus stunting. Angka balita stunting di Desa Kalibelo masih dalam kategori rendah, yaitu di bawah lima kasus. 

Meskipun demikian, setiap bulan balita stunting tersebut tetap mendapat PMT lanjutan. Berupa tambahan susu untuk mendukung tumbuh kembang dan memastikan angka stunting terus menurun.

 

Editor : Mahfud
#kabupaten kediri #kediri #ilp #Pemdes #Integrasi layanan terpadu #kecamatan gampengrejo #program kesehatan