KEDIRI, JP Radar Kediri-Rehabilitasi gedung Pemkab Kediri yang dibakar massa pada akhir Agustus lalu dimulai November ini. Senin (10/11) lalu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak jajarannya untuk mengikuti selamatan dan doa bersama. Demi kelancaran proses pembangunan gedung kantor para aparatur sipil negara (ASN) itu.
Selamatan dan doa bersama digelar di Masjid Al Furqon kompleks Pemkab Kediri. Selain sejumlah pejabat Pemkab Kediri, acara juga diikuti perwakilan dari pekerja proyek. "Ini (doa bersama) lebih pada bagaimana kita meminta bimbingan, meminta ridho, berkah pembangunan kantor ini bisa berjalan dengan lancar," ungkap Mas Dhito.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, rehab gedung yang jadi sasaran perusakan dan pembakaran massa pada akhir Agustus 2025 itu dimulai dengan pembersihan. Mulai di kantor bupati, kantor sekretariat daerah (setda) dan gedung DPRD.
Sembari menunggu pembangunan gedung, saat ini organisasi perangkat daerah (OPD) yang terdampak harus menempati kantor darurat. Yakni dengan menggabung di beberapa dinas yang tidak terdampak kebakaran.
Mas Dhito berharap kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para pegawai untuk bekerja dan melayani masyarakat. Sebaliknya, tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Setelah rehab selesai nanti, Mas Dhito berharap gedung pemkab bisa menjadi tempat kerja yang nyaman. "Semoga nanti pada saat dimanfaatkan oleh kita semua, segala sesuatu keputusan yang kita ambil di dalam kantor itu adalah keputusan yang diridhoi dan diberkahi oleh Allah SWT, dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Kediri," tutur Mas Dhito.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil