Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bahas Persiapan Penerbangan Bandara Dhoho 10 November, Beri Subsidi, SDhI Pangkas Harga Tiket

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 7 November 2025 | 21:07 WIB

 

MATANGKAN PERSIAPAN: Direktur PT SDhI Maksin Arisandi (kemeja putih) bersama Kadishub Jatim Nyono (4 dari kiri) dan sejumlah pejabat di Selingkar Wilis menghadiri rapat persiapan penerbangan di Bandar
MATANGKAN PERSIAPAN: Direktur PT SDhI Maksin Arisandi (kemeja putih) bersama Kadishub Jatim Nyono (4 dari kiri) dan sejumlah pejabat di Selingkar Wilis menghadiri rapat persiapan penerbangan di Bandar

KEDIRI, JP Radar Kediri-Pembukaan rute penerbangan Kediri-Jakarta oleh maskapai Super Air Jet pada 10 November nanti terus dimatangkan. Dalam rapat yang dihadiri oleh pemerintah daerah di Selingkar Wilis dan Pemprov Jatim itu, PT Surya Dhoho Investama (SDhI) membeber mekanisme baru untuk menghidupkan Bandara Dhoho. Salah satunya, memberi subsidi kepada maskapai agar harga tiket bisa lebih murah.

Direktur PT SDhI Maksin Arisandi dalam rapat kemarin mengatakan, pihaknya sudah meneken perjanjian kerja sama (PKS) dengan Super Air Jet. Isinya tentang pemberian subsidi untuk penerbangan maskapai Lion Group itu.

“Kami menerapkan mekanisme minimum revenue guarantee (MRG),” kata Maksin.

Ada dua jenis subdisi yang akan diberikan oleh SDhI. Yakni, pada harga tiket dan keterisian penumpang. Jika dulu Citilink membuka penerbangan Kediri-Jakarta dengan harga tiket sekitar Rp 1 juta, Super Air Jet bisa mematok harga sekitar Rp 700 ribu. Sedangkan Jakarta-Kediri sekitar Rp 800 ribu.

Selanjutnya, jika jumlah penumpang pesawat tidak memenuhi persentase tertentu, SDhI juga akan memberi subsidi. “Sekali pulang pergi itu ada nilai angka yang disepakati. Misalnya Rp 300 juta. Jika tidak sampai 300 juta, itu disubsidi SDhI,” lanjut Maksin memberi contoh.

Dua jenis stimulus itu menurut Maksin diberikan agar penerbangan di Bandara Dhoho bisa ramai. Selebihnya, dia meminta dukungan dari pemerintah daerah di Selingkar Wilis turut membantu untuk meramaikan. “Bandara Dhoho bukan sepenuhnya milik Gudang Garam. Pembangunan bandara ini dengan sistem kerja sama dengan badan usaha (KBPU),” terang Maksin.

Meski modal dari swasta, nantinya bandara juga akan dihibahkan kepada pemerintah. Bahkan, saat ini secara perlahan juga sudah mulai dihibahkan. Dia mencontohkan, dari total pembangunan bandara seluas 321 hektare, sebanyak 190 hektare di antaranya sudah diserahkan ke Kementerian Perhubungan.

“Dan hari ini proses bagaimana akan diserahkan pemerintah sepenuhnya. Ini sesuai dalam isi perjanjian KBPU yang ada,” papar Maksin sembari menyebut Bandara Dhoho adalah milik semua masyarakat.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Nyono menyebut Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh penerbangan di Bandara Dhoho. Bergairahnya penerbangan di Kediri diharapkan bisa berdampak pada perekonomian Jawa Timur bagian selatan. Sebab, dibanding utara, wilayah selatan jauh tertinggal. “Indeksnya sangat tertinggal. Bandara Dhoho jadi harapan dan tumpuan. Pemprov sangat support penuh,” jelasnya.

Lebih jauh Nyono mengatakan, salah satu bentuk dukungan gubernur adalah dengan kembali mengajak kepala daerah di Selingkar Wilis untuk melakukan penerbangan di Bandara Dhoho. “Sudah ada draf di meja beliau (Gubernur Khofifah). Bahwa seluruh kepala daerah agar perjalanan kerja harus lewat Bandara Dhoho. Tidak hanya kepala daerahnya, namun juga seluruhnya,” tandas Nyono sembari menyebut dalam waktu dekat juga akan digelar high level meeting terkait Bandara Dhoho.

Terkait stimulus yang diberikan kepada Super Air Jet, Nyono berharap stimulus tidak hanya diberikan untuk rute Kediri-Jakarta. Melainkan juga untuk rute-rute lain yang diharapkan segera dibuka.

Selebihnya, Nyono menuturkan jika Dinas Perhubungan Provinsi Jatim juga mendukung penerbangan 10 November nanti dengan memasang flyer penerbangan di videotron milik dishub. “Saya perintahkan seluruh videotron untuk ditayangkan promosi. Tadi juga saya cek sudah tayang. Seperti di Bundaran Waru, di Terminal Maospati, di perbatasan-perbatasan Jawa Timur di kantor-kantor dishub. Untuk kominfo juga seluruh dinas di Jatim turut mempromosikan,” urainya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri M. Solikin yang kemarin ikut memimpin rapat mengatakan, Pemkab Kediri juga terus mendukung penerbangan di Bandara Dhoho. Dukungan serupa diharapkan juga datang dari pemerintah daerah di Selingkar Wilis agar perekonomian daerah bisa meningkat.

“Kita semua yakin bahwa daerah Lingkar Wilis sangat potensial. Semua upaya dan fasilitasi telah dilakukan, dari SDhI maupun terkait untuk menyambut operasional Bandara Dhoho. Dukungan dari semua pihak (Lingkar Wilis) perlu dilakukan,” ajaknya.

Merespons hal tersebut, Sekda Kabupaten Trenggalek Edy Soepriyanto juga siap memberi dukungan. Seperti halnya Solikin, Edy meyakini operasional Bandara Dhoho akan berdampak pada perekonomian sekitar. Termasuk Kabupaten Trenggalek.

“Yang paling memanfaatkan  nanti Trenggalek karena kami tidak punya stasiun apalagi bandara. Makanya bupati  (Mochamad Nur Arifin) juga terus mendorong,” jelasnya sembari menyebut khusus untuk penumpang pesawat di Bandara Dhoho yang rekreasi di Trenggalek akan mendapat tiket masuk gratis. Mereka tinggal menunjukkan tiket penerbangan di Bandara Dhoho untuk bisa berwisata gratis di Trenggalek.

Sementara itu, Area Manager Super Air Jet Jawa Timur dan Kalimantan Selatan Dyfi Suciyanti mengatakan, saat ini pihaknya menyiapkan unit pesawat yang akan melakukan penerbangan 10 November nanti. “Kesiapan unit dan SDM sudah 90 persen,” urainya.

Dari total 180 seat di pesawat, menurut Dyfi untuk penerbangan Kediri-Jakarta ada 54 kursi yang dipesan. Sedangkan penerbangan Jakarta-Kediri ada 60 kursi. Dia memperkirakan dalam beberapa hari ke depan akan terus bertambah.

 

 Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#bandara international dhoho #Bandara dhoho dibuka #kediri #bandara dhoho kediri #bandara kediri #bandara #bandara internasional