KEDIRI, JP Radar Kediri-Pembelajaran digital di ratusan SD dan SMP negeri dan swasta di Kota Kediri bisa lebih maksimal lagi. Pasalnya, mereka sudah bisa memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) dari Presiden Prabowo Subianto. Total ada 174 sekolah yang menerima layar sentuh digital yang menggabungkan fungsi monitor, komputer, papan tulis digital, dan proyektor itu.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono mengatakan, hampir semua lembaga pendidikan SD dan SMP di bawah Pemkot Kediri sudah menerima perangkat tersebut. Total ada 174 sekolah yang sudah menerima IFP.
Rinciannya, 140 lembaga SD negeri dan swasta. Serta 34 lembaga SMP negeri dan swasta. Hingga awal pekan ini, hanya tinggal dua lembaga SD yang belum menerima IFP karena lembaganya baru berdiri.
“Dengan adanya perangkat ini bisa memudahkan pembelajaran di sekolah agar lebih komplit untuk anak-anak kita. Sehingga tugas guru juga semakin ringan,” ungkap Mandung.
Dalam perangkat digital 75 inch itu, menurutnya ada banyak fitur dan konten pembelajaran digital yang bisa diakses guru. Keberadaan peralatan tersebut diharapkan bisa memaksimalkan kegiatan belajar-mengajar di sekolah.
“Ini (sekolah) semua akan dapat dari kementerian (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah). Jadi sekolah tinggal menerima,” terangnya.
Salah satu sekolah yang sudah menerima IFP adalah SMP Negeri 9 Kediri. Di sana, perangkat digital itu ditempatkan di ruang multimedia. Begitu tiba dan di-install, perangkat langsung dioperasikan untuk membantu proses pembelajaran maupun aktivitas siswa dan guru di sekolah.
“Kami dari sekolah berencana memberi pembekalan untuk para guru, baru nanti disampaikan (kepada siswa) lewat kelas. Jadi nanti murid bisa bergantian ikut pembelajaran menggunakan Flat Panel ini,” ujar Kepala SMPN 9 Kediri Tri Wahyudianto melalui Pengelola Barang Kardiono.
Nantinya, setiap guru memiliki kewajiban dan hak menggunakan IFP untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebelumnya, perwakilan sekolah juga telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di dinas pendidikan terkait pengoperasian perangkat tersebut.
Berbeda dengan perangkat elektronik yang sudah dimiliki sekolah, perangkat digital itu menurutnya dirancang khusus untuk kegiatan pembelajaran. Termasuk di dalamnya juga mencakup platform digital terintegrasi ‘Ruang Pendidikan’ milik Kemendikdasmen. “Di Rumah Pendidikan itu kan ada Ruang Murid. Nah, Ruang Murid itu bisa diakses di situ juga,” papar Kardiono.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil