Agar gedung yang berada di Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Pocanan itu bisa representatif sebagai kantor sementara DPRD maka dilakukan inventarisasi kebutuhannya. Mulai dari anggota dewan hingga seluruh staf sekretariat dewan (setwan). Seluruh kebutuhan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri Firdaus membenarkan terkait proses inventarisasi kebutuhan yang dilakukan Pemkot Kediri. Pihaknya sudah menyampaikan beberapa kebutuhan ruangan untuk menunjang kegiatan anggota dewan dan staf setwan.
Di antaranya adalah ruang-ruang komisi, ruang fraksi, ruang pimpinan, ruang sidang paripurna hingga ruangan untuk pegawai setwan. “Ruang sidang ini juga harus dipersiapkan untuk kebutuhan sarpras kami,” ujar perempuan yang akrab disapa Ido itu.
Berkaca pada gedung DPRD Kota Kediri yang lama, ruang sidang paripurna termasuk ruangan dengan kapasitas paling besar. Terkait itu, Ido memastikan seluruh kebutuhan ruangan diupayakan bisa diakomodasi di satu lokasi yang sama. Yakni di kompleks GNI.
“Kalau biasanya mungkin ruangannya agak luas, sekarang mau nggak mau lebih sempit. Kan terasnya di kanan dan kiri juga bisa dimanfaatkan. Kalau untuk ruang pimpinan di atas (lantai dua) itu bisa digunakan untuk tiga pimpinan,” urai Ido.
Selain itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) juga membeber beberapa opsi layout atau tata letak GNI sebagai kantor sementara DPRD. Di antaranya bagian sayap bangunan yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang fraksi dan komisi.
“Dan di tengah -tengah sebagian bisa digunakan untuk aula paripurna,” ungkap Ido.
Untuk diketahui, gedung DPRD Kota Kediri yang berada di Jalan Mayor Bismo, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, habis terbakar pada Sabtu (30/8) lalu. Gedung itu dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal pasca-aksi demonstrasi di Taman Sekartaji dan Mako Polres Kediri Kota. Selain dibakar, hampir seluruh interior dan aset kantor juga dijarah massa.
Akibatnya, pegawai setwan harus berkantor sementara di ruangan milik Takmir Masjid Baiturrahmah yang berada tepat di utara kantor DPRD. Sedangkan anggota dewan harus berpindah-pindah dengan meminjam ruangan milik organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Kediri setiap ada agenda rapat dewan.
Sebelum menempati GNI, Dinas PUPR akan merenovasi gedung itu agar bisa representatif sebagai kantor setwan dan anggota dewan. Rencananya, pekan ini proses renovasi akan mulai dilaksanakan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian