Mbak Wali Dampingi Gubernur Khofifah Tinjau Pasar Murah, Ikut Berangkatkan Peserta Jalan Sehat di GOR Jayabaya

Sri Utami • Dipublikasikan Rabu, 27 Agustus 2025 | 21:58 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan beras murah kepada warga dalam pasar murah di kantor UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Jatim.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan beras murah kepada warga dalam pasar murah di kantor UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Jatim.

JP Radar Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kegiatan Pasar Murah di kantor UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Jawa Timur, Rabu (27/8).

Orang nomor satu di Pemkot Kediri itu mengaku mengapresiasi upaya Pemprov Jatim yang menggelar pasar murah dan meringankan beban warga Kota Kediri.

“Ini upaya nyata untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ungkap perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu.

          Tidak hanya harga yang murah, menurut Mbak Wali pasar murah juga memberi peluang agar produk-produk UMKM Kota Kediri untuk dikenal lebih luas. Dia berharap dengan cara itu ekonomi masyarakat bisa ikut terkerek dan kesejahteraan mereka meningkat.

          Gubernur Khofifah mengatakan, pasar murah digelar untuk mengendalikan inflasi dan ketahanan pangan. Hal tersebut sekaligus bentuk intervensi logistik agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

"Fokus utama kami adalah beras, karena konsumsi rumah tangga paling besar pada beras. Setiap Pasar Murah biasanya disiapkan 10 ton beras dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET),” kata Khofifah sembari menyebut untuk beras SPHP dengan HET Rp12.500/kg dijual hanya Rp 11 ribu per kg.

 Stok beras SPHP menurut Khofifah masih banyak. Karenanya, warga Kota Kediri bisa memanfaatkan dengan membeli.

          Selain beras juga ada beberapa komoditas lain juga dijual dengan harga di bawah pasaran. Misalnya, gula pasir Rp 14 ribu per kg. Minyak goreng Rp 13 ribu per kg, serta telur ayam Rp 22.000 per pak. “Pokoknya kita ingin berkeliling untuk bisa memberikan layanan logistik yang makin terjangkau oleh masyarakat luas," jelasnya.

          Untuk diketahui, selain meninjau pasar murah, kemarin pagi Mbak Wali juga memberangkatkan jalan santai di GOR Jayabaya yang digelar oleh Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kediri. Bertemu dengan ribuan warga Kota Kediri, wali kota termuda di Indonesia itu menyapa sejumlah warga. Hal tersebut sebagai wujud dukungan gaya hidup sehat masyarakat. 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
wali kota kediri vinanda prameswati gubernur jatim