Menurut Pengamat Sejarah Kediri Achmad Zainal Fachris, gedung Karesidenan Kediri itu menjadi lokasi penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada Indonesia di Kediri. Peristiwa bersejarah itu menjadi bukti bahwa Indonesia berhasil mempertahankan kemerdekaannya. Pemerintah Kolonial Belanda secara resmi menyerahkan kedaulatan kepada Indonesia pada 27 Desember 1949.
Sebenarnya, penyerahan kedaulatan itu berlangsung di Belanda. Euforia itu kemudian beruntun terjadi di daerah-daerah. Termasuk di Kediri. Di Kediri, penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada Indonesia itu dilakukan secara simbolis dan berlangsung di kantor Karesidenan Kediri.
“Penyerahan kedaulatan dari Kolonel Paulisen kepada Letkol Soerachmad itu lokasinya berada di gedung Karesidenan Kediri yang berada di depan Bundaran Sekartaji,” ujar pria yang akrab disapa Fachris itu.
Baca Juga: Tak Ada Karnaval Agustusan di Desa Karangrejo Kediri, Ini Cara Warga Merayakan HUT RI
Selain itu, di kompleks gedung yang sama yang berada di Jl Jaksa Agung Suprapto Nomor 2, Mojoroto itu dulunya juga difungsikan sebagai rumah dinas residen. Atau, Pembantu Gubernur Wilayah III Kediri.
Gedung kantor pemerintahan sekaligus rumah dinas yang berada di Kediri itu merupakan ibu kota Karesidenan Kediri. Dengan cakupan wilayah yang meliputi Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Nganjuk, Blitar, Kota Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek.
Baca Juga: Manfaatkan Lahan Kosong Warga Kwadungan Kediri Ingin Merdeka Pangan demi Masa Depan
Kini, eks-gedung kantor karesidenan itu masih berdiri kokoh dan terawat. Gedung itu kini difungsikan sebagai kantor UPT Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim Wilayah Kediri. Bangunan bergaya arsitektur khas bangunan Belanda dengan banyak pilar itu bersisian dengan kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian