KEDIRI, JP Radar Kediri- Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) masih berlanjut di beberapa sekolah.
Salah satunya di SDN Bandar Kidul 3 yang kemarin juga mengikuti pelaksanaan vaksinasi MR atau campak dan rubella serta human papillomavirus (HPV).
Beberapa siswa pun nampak menangis saat disuntik oleh petugas medis.
Selama Agustus hingga September, Dinas Kesehatan Kota Kediri melaksanakan imunisasi MR untuk siswa kelas 1 SD.
Sedangkan vaksin HPV menyasar siswi kelas 5 SD serta beberapa siswi kelas 6 SD dan 9 SMP di program kejar HPV.
“Sasaran vaksin HPV kelas 5 SD, MI, dan sederajat sebanyak 2.446 orang,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri Hendik Supriyanto.
Sedangkan sasaran kejar vaksin HPV diperkirakan berkisar 3ribuan yang tersebar untuk pelajar kelas 6 SD/MI/sederajat serta kelas 9 SMP/MTs/sederajat.
Jumlah itu masih bisa mengalami perubahan, sesuai situasi di lapangan. Adapun program kejar HPV itu menyasar siswa yang belum pernah mendapat vaksin HPV sebelumnya.
Bisa karena sakit sewaktu pelaksanaan hingga vaksin yang terbatas. Untuk diketahui, vaksinasi HPV itu dilakukan sebagai upaya pencegahan kanker serviks atau leher rahim pada perempuan.
Hendik mengatakan, kanker serviks termasuk penyakit yang paling banyak mengancam nyawa perempuan.
“Angka kematiannya sangat tinggi. (Urutan) pertama adalah kanker payudara. Nomor dua kanker serviks,” ungkapnya.
Hal itu menyusul penyakit tersebut yang kerap telat disadari. Pada umumnya, penderita kanker serviks datang ke layanan kesehatan saat kondisinya sudah terlambat atau parah.
“Dari awal tidak bergejala. Sehingga mereka baru muncul itu sudah stadium tiga. Ini yang sulit disembuhkan,” tandasnya sembari menyebut, vaksinasi itu menjadi salah satu upaya pencegahan sebelum terlambat.
Editor : Andhika Attar Anindita