JP Radar Kediri-Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV ke-13 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tidak hanya untuk eksekutif dan para delegasi saja. Pemkot Kediri mengajak masyarakat ikut meramaikan ajang prestisius itu.
Caranya, dengan mengunjungi sejumlah acara. Acara-acara tersebut memang terbuka untuk umum.
Untuk diketahui, dalam Muskomwil ke-13 Apeksi juga digelar Kediri City Expo. Acara ini merupakan pameran produk UMKM.
Total ada puluhan produk unggulan Kota Kediri yang ikut sera. Serta produk unggulan dari 13 kota di Indonesia yang menjadi anggota Komwil IV Apeksi.
Potensi unggulan itu akan dipamerkan sebagai jendela menuju kolaborasi antarkota. Muaranya untuk perluasan pasar bagi UMKM.
“Untuk booth 13 kota delegasi ini akan mengenalkan produk lokalnya dan apa yang menjadi kekhasan daerahnya masing-masing,” ujar Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri Ade Trifianto.
Selain 13 kota delegasi, Kediri City Expo juga akan diikuti 20 UMKM unggulan Kota Kediri. Mereka akan memamerkan berbagai produknya di sepanjang Jl Basuki Rahmat.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri kemarin, stan-stan berkonsep tradisional mulai mempersiapkan diri. Berdiri berjajar di ruas jalan depan Balai Kota Kediri.
“Ini juga sebagai upaya memperluas pasar UMKM dan industri di Kota Kediri. Dengan semakin banyak orang yang tahu, juga bisa berdampak pada peningkatan omzet UMKM, khususnya produk lokal,” terang Ade.
Selain sebagai momentum promosi produk-produk unggulan masing-masing daerah, Kediri City Expo juga akan diramaikan berbagai kegiatan. Termasuk aktivitas-aktivitas ramah anak.
Di antaranya, keberadaan sudut baca yang bisa diakses seluruh pengunjung. Kemudian, lomba menggambar untuk pelajar sekolah dasar.
Ada pula spot permainan zaman dulu-biasa disebut jadul-. Permainan-permainan tradisional seperti engklek, dakon, hingga gasing bisa dimainkan pengunjung secara gratis.
Selain itu, juga ada coffee space untuk tempat bersantai. Sembari menikmati kopi racikan barista-barista lokal.
Selanjutnya ada serangkaian hiburan dan lomba. Seperti live music, lomba fotografi, dan film pendek untuk masyarakat umum, hingga bounty hunter.
Dalam bounty hunter itu, pengunjung akan diberi doorprize. Syaratnya hanya dengan mengunjungi dan berbelanja di stan UMKM serta menghimpun stempel dari panitia.
Seperti diberitakan, Kota Kediri ditunjuk sebagai tuan rumah Muskomwil IV Ke-13 Apeksi tahun 2025. Selama tiga hari pada 16-18 Juli, 13 kepala daerah anggota Komwil IV akan mengikuti serangkaian kegiatan di Kediri.
Salah satunya musyarawah untuk menentukan ketua Komisariat Wilayah IV Apeksi yang baru.
Kota delegasi yang tergabung dalam Komwil IV Apeksi itu terdiri dari Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Blitar, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Batu. Ada pula Kota Pasuruan, Kota Denpasar, Kota Mataram, Kota Bima, dan Kota Kupang.
Masyarakat bisa ikut meramaikan event tahunan itu. Di antaranya melalui rangkaian acara seperti Kediri City Expo yang akan digelar di halaman Balai Kota Kediri dan Jl Basuki Rahmat mulai 16 – 18 Juli.
Atau, seremoni penyambutan dalam gala dinner yang akan dimeriahkan musisi Ghea Indrawari. Hingga Apeksi Nite Carnival yang juga akan diikuti 13 kota delegasi serta puluhan partisipan pada 17 Juli malam mendatang. (*)
Editor : Mahfud