Sudah 20 Tahun Tak Tersentuh, Drainase Kediri Akhirnya Diperbaiki. Ini Rencana Besar Pemkot.

Ayu Ismawati • Dipublikasikan Senin, 16 Juni 2025 | 19:12 WIB
Kondisi saluran pembuangan air di Kota Kediri. Pemkot berencana mengebut pembangunan drainase di sejumlah titik.
Kondisi saluran pembuangan air di Kota Kediri. Pemkot berencana mengebut pembangunan drainase di sejumlah titik.

KOTA, JP Radar Kediri- Penanganan banjir di Kota Kediri akan mencakup rencana pembangunan drainase di sejumlah titik. Di antaranya subsistem Panglima Sudirman dan Dr Saharjo. Pemkot mulai mengusulkan penyusunan detail engineering desain (DED) untuk membangun drainase di dua titik itu.

Ini merupakan salah satu rencana jangka panjang Pemkot Kediri dalam mengurai persoalan banjir. Tahun ini sudah ada dua usulan untuk menyusun DED penanganan drainase di titik yang berada di timur dan barat Sungai Brantas itu.

“(Penanganan drainase di Jl Dr Saharjo) salah satunya untuk menangani genangan di Kelurahan Lirboyo dan Perumahan Wilis I,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Yono Heryadi.

Dengan DED yang diusulkan tahun ini, pekerjaan fisik bisa segera dilaksanakan tahun depan. Yono mencontohkan, di Jl Dr Saharjo menurutnya akan dibangun drainase baru. “Yang Jl Panglima Sudirman kami rehabilitasi. Kan salurannya sudah hampir 20 tahun tidak ada perubahan,” tuturnya.

Adapun rencana itu mengacu pada rekomendasi ahli. Khususnya terkait kajian drainase di Kota Kediri yang untuk saat ini masih mengacu kajian masterplan drainase yang sudah ada. “Kami laksanakan bertahap di dua titik itu dulu untuk 2026,” tandas Yono.

Selain itu, tindak lanjut penyelesaian banjir di Kota Kediri juga akan melibatkan rencana kajian masterplan drainase terbaru. “Kami punya paling terakhir 2016. Nanti yang secara masif seluruh kota di tahun 2026 kami akan kerja sama dengan ITS lagi,” urainya.

Dengan masterplan itu, diharapkan bisa mengakomodasi perubahan tata ruang yang sudah banyak terjadi. Termasuk kajian untuk memetakan potensi perkembangan kota. Serta dampaknya selama 50 tahun ke depan.

Untuk diketahui, selain rencana jangka panjang itu, Pemkot Kediri juga melaksanakan upaya jangka pendek. Di antaranya dengan mengoptimalisasi saluran dengan menambah inlet. Hingga menyurvei Sungai Parung untuk menghitung elevasinya serta menormalisasi sungai tersebut. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
drainase kediri banjir panglima sudirman kota kediri