KABUPATEN, JP Radar Kediri - Sebagai bentuk syukur atas dilantiknya Bupati Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa sebagai pasangan kepala daerah Kabupaten Kediri.
Kemarin Pemkab Kediri menggelar tasyakuran dan buka bersama dengan seluruh lapisan masyarakat.
Buka bersama digelar di Halaman Belakang Kantor Pemkab Kediri.
Diawali dengan pertunjukan reog, kemudian ramah tamah bupati dengan warga dan dilanjut sambutan bupati.
"Terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Kediri yang telah hadir datang jauh-jauh ke kantor Pemkab untuk berbuka bersama.
Meskipun tadi sempat hujan deras tapi hujan inilah yang membawa barokah," ujarnya mengawali sambutan.
Di tengah-tengah sambutan, Mas Bup, panggilan akrab Bupati Hanindhito Himawan Pramana juga memberikan kesempatan kepada warga yang ingin menyampaikan aspirasinya secara langsung.
Dua warga ditunjuk maju ke depan sebelum waktu buka puasa tiba.Salah satunya adalah Sri Endah Wahyuni, warga Desa Menang, Kecamatan Pagu.
Dia mengeluh kepada Mas Bup karena sungai yang ada di dekat rumahnya selalu banjir saat hujan deras.
"Tolong ditindak lanjuti Pak sungai yang ada di Desa Menang karena selalu banjir saat hujan deras," keluhnya.
Tak hanya itu, Mas Bup juga bertanya seputar kehidupan Sri di rumah. Ternyata Sri punya dua orang anak. Kemudian sehari-harinya bekerja sebagai tukang pijat.
Baca Juga: Cerita Gus Ahsin sebagai Pewaris Ponpes Al Ishlah Kediri di Tengah Masyarakat yang Majemuk
Suaminya merantau sebagai kuli bangunan di Jakarta. Namun meski berjauhan dengan suami, Sri tetap bekerja untuk menghidupi anak-anaknya di rumah.
"Anak saya jualan makanan Pak, tapi belum ada rombong," imbuhnya.
Mendengar keluhan warganya, sontak membuat putra dari Gubernur Jakarta Pramono Anung itu terenyuh.
Dia langsung memerintahkan OPD terkait untuk menindaklanjuti keluhan tentang sungai yang selalu banjir.
Tak hanya itu, anak-anak Sri Endah Wahyuni juga akan diberi beasiswa penuh sampai kuliah.
"Ibu ini hebat, ketika ditanya aspirasi dan keluhannya. Tidak langsung mengeluh untuk dirinya sendiri. Tapi kepentingan semua orang didahulukan.
Makanya saya pancing lagi tadi, ternyata memang Bu Sri ini ibu yang tangguh, meskipun misalnya tidak ada bantuan pemerintah tapi tetap bisa makan.
Nanti silahkan didata juga anak-anaknya untuk diberi beasiswa sampai kuliah," tutur bupati yang menjabat dua periode ini.
Setelah mendengar aspirasi warganya, Mas Bup dan Mbak Dewi (wakil bupati Kediri,red) potong nasi kuning.
Tanda tasyakuran dan buka bersama dengan masyarakat dimulai.
Untuk diketahui, acara tersebut Pemkab menyediakan sebanyak 12.000 goodie bag berisi nasi kotak, produk UMKM hingga disediakan 8.000 makanan tambahan di stand-stand.
Selain seluruh elemen masyarakat yang hadir, kemarin juga hadir Forkopimda, Sekda, OPD, hingga ASN di lingkungan Pemkab Kediri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira