Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wali Kota Kediri Vinanda dan Wakil Wali Kota Gus Qowim Berkomitmen Genjot Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Sri Utami • Kamis, 20 Februari 2025 | 16:43 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Peningkatan kualitas dan pelayanan pendidikan di Kota Kediri merupakan fokus Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati setelah resmi bertugas.

“Seluruh anak di Kota Kediri harus leluasa mengakses pendidikan. Baik masyarakat mampu maupun tidak mampu,” kata Vinanda.

Pemimpin berusia 26 tahun itu mengatakan, di kepemimpinannya Pemkot Kediri akan memberikan beasiswa di berbagai jenjang pendidikan. Mulai SD, SMP, SMA, hingga beasiswa untuk mahasiswa.

Iuran komite sekolah yang sering kali dikeluhkan, menurut Vinanda juga akan dicarikan solusi.

Caranya, dengan mengucurkan bantuan operasional sekolah daerah (BOSDa).

Jika BOS berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), BOSDa berasal dari APBD Kota Kediri.

Keberadaan BOSDa melengkapi anggaran dari pusat tersebut. Dengan demikian, diharapkan sudah benar-benar tidak ada pungutan di sekolah. Termasuk iuran komite yang sering dikeluhkan.

Vinanda berharap, BOSDa bisa segera dialokasikan di APBD Kota Kediri. Jika tidak memungkinkan tahun ini, setidaknya tahun depan sudah bisa terealisasi.

Sehingga, berbagai jenis problem iuran bisa teratasi.

 Baca Juga: Soal Rencana Membangun Kota Kediri, Wakil Wali Kota Kediri Gus Qowim Beri Pernyataan Ini

“Waktu realisasi (BOSDa, Red) butuh kajian dulu tapi harus dilakukan sesegera mungkin,” lanjutnya. 

Tak hanya pendidikan, di bidang kesehatan, Vinanda juga akan meluncurkan program Dokter Keluarga.

Lewat program ini warga Kota Kediri bisa konsultasi kesehatan secara online dan gratis.

“Saat konsultasi dokter bisa mengarahkan, bisa memberi resep juga,” papar Vinanda.

Bahkan, jika diperlukan dokter juga bisa memberi rujukan untuk pengobatan lanjutan ke puskesmas atau ke RS terdekat.

Terobosan baru ini menurut Vinanda sekaligus akan jadi solusi keterbatasan jumlah puskesmas yang membuka layanan 24 jam.

“Kalau memang penyakitnya berat bisa dirujuk ke RS, kalau penyakitnya ringan diarahkan ke puskesmas. Layanan Dokter Keluarga ini agar masyarakat tidak cemas,” tandasnya sembari menyebut dirinya juga akan mengoptimalkan pengawasan agar pelayanan di puskesmas akan semakin membaik. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#vinanda gus qowim #radar kediri #bantuan operasional daerah #pendidikan #Dinas Pendidikan Kota Kediri #wali kota kediri #pemkab kediri #kesehatan #Vinanda Prameswati #jawa pos