KEDIRI, JP Radar Kediri- Plengsengan Sungai Paron, Paron, Kecamatan Ngasem ambrol lagi. Kali ini kondisinya semakin parah. Penyebab kerusakan itu karena hujan deras yang terus mengguyur pada Selasa (29/1).
Akibatnya, debit sungai di wilayah Simpang Lima Gumul (SLG) mengalami peningkatan volume sehingga plengsengannya semakin tergerus.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama menyebut, pihaknya akan melakukan asesmen bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.
“Rencana hari Kamis (hari ini, Red) kami bersama BPBD akan melakukan peninjauan,” jelas Irwan.
Asesmen itu nantinya dijadikan landasan anggaran yang akan digunakan untuk pembenahan plengsengan yang ambrol itu. Terkait adanya potensi kerusakan yang bertambah, Irwan menyebut disebabkan karena erosi di bagian bawah plengsengan.
“Itu sepertinya pondasinya menggantung semua. Karena terkena erosi,” jelas Irwan.
Sebelumnya plengsengan di belakang Fave Hotel itu ambrol pada 25 Desember lalu. Dengan anggaran sekitar Rp 190 juta, plengsengan sepanjang 30 meter itu sudah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri.
Perbaikan telah selesai pada pertengahan Januari lalu. Namun, berikutnya, pada Sabtu (25/1), plengsengan sungai tersebut kembali ambrol. Tepatnya di sebelah utara yang sudah diperbaiki.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian