Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Kediri Sisir Tujuh Gereja yang Jadi Tempat Kebaktian dan Misa Natal

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 25 Desember 2024 | 16:01 WIB

 

AMAN: Anjing pelacak dari Unit K9 Polres Kediri ikut melakukan penyisiran gereja jelang perayaan Natal kemarin pagi.
AMAN: Anjing pelacak dari Unit K9 Polres Kediri ikut melakukan penyisiran gereja jelang perayaan Natal kemarin pagi.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Tak hanya Polres Kediri Kota yang menyisir sejumlah gereja jelang perayaan Natal.

Kemarin, tim gabungan dari Polres Kediri juga mensterilkan sejumlah gereja di Pare, Ngancar, dan Wates untuk memastikan umat Kristiani merayakan Natal dengan aman.

Pantauan media ini, Tim Sabhara melakukan sterilisasi gereja sejak pukul 07.00. Selain melibatkan puluhan personel, penyisiran gereja juga dilakukan oleh anjing pelacak dari Unit K9. Anjing terlatih ini khusus diterjunkan untuk mengendus keberadaan bahan peledak (handak).

Untuk diketahui, sterilisasi dilakukan di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Desa Sambirejo, Pare. Kemudian, GKJW Pare, Gereja Santo Mateus, Gereja GPdi Tiberias. Ada pula GKJW Sidorejo, GKJW Sindurejo di Desa Kunjang, Ngancar; serta GKJW Segaran.

 Baca Juga: Dewan Kota Kediri Tunggu Surat Usulan Dengar Pendapat untuk Membahas Jalan Dhoho

Dalam sterilisasi kemarin, Anjing pelacak diminta mengendus seluruh area gereja. Baik di bagian dalam atau luar.

Di saat bersamaan, personel polisi yang membawa metal detector atau alat pendeteksi logam dan mirror, terlihat menjangkau lokasi-lokasi yang sulit.

Celah-celah aksesori yang memungkinkan jadi tempat menyembunyikan sesuatu langsung dicek menggunakan mirror.

“Kami lakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk menggunakan anjing pelacak. Kemarin (23/12) juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh personel,” kata Kasatsamapta Polres Kediri AKP Agus Sudarjanto melalui Kanit Pengendalian Masyarakat (Dalmas) Ipda Heri Priyadi di lokasi.

Sterilisasi kemarin, lanjut Heri, dilakukan untuk memastikan agar tidak ada barang-barang berbahaya yang dapat mengganggu perayaan Natal.

Termasuk menurunkan anjing pelacak untuk memastikan tidak ada handak jenis apapun di tempat pelaksanaan ibadah.

“Kami ingin memastikan agar kegiatan ibadah di gereja bisa terlaksana dengan lancar, tanpa adanya gangguan. Dan teman-teman bisa khusyuk menjalankan ibadahnya,” jelas Heri.

Untuk diketahui, selain melakukan sterilisasi, personel Polres Kediri juga disiagakan di gereja seluruh Kabupaten Kediri saat ibadah Natal.

Terutama saat puncak perayaan Natal tadi malam hingga hari ini. “Di setiap gereja ada delapan personel (yang berjaga, Red),” papar perwira dengan pangkat satu balok di pundak itu.

Terpisah, Pendeta GKJW Sindurejo, Kunjang Ida Bagus Rex Riant mengatakan, selain sterilisasi dan penjagaan dari Polres Kediri, di Gereja Sindurejo juga diamankan oleh tim keamanan gereja dari desa.

Orang-orang yang tergabung dalam tim keamanan ini menurutnya bukan hanya umat Kristiani. Melainkan juga ada muslimnya.

“Memang toleransi nomor satu di Kunjang. Walaupun berbeda agama, kami sebagai masyarakat tetap saling bantu dan saling menjaga ketika ada kegiatan,” urainya.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kediri #gereja #natal #polres kediri #tahun baru