Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dinas PUPR Kota Kediri Kebut Proyek Jembatan Gang 7 Mojoroto

Ayu Ismawati • Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:54 WIB

 

DIKEBUT: Para pekerja proyek jembatan di gang 7 Mojoroto kejar deadline. Proyek fisik jembatan ini baru selesai 50 persen.
DIKEBUT: Para pekerja proyek jembatan di gang 7 Mojoroto kejar deadline. Proyek fisik jembatan ini baru selesai 50 persen.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Proyek Jembatan Mojoroto di Kelurahan Mojoroto Gang 7 terus dikebut. Pekerjaan yang dimulai sejak Juni lalu itu harus rampung paling lama hingga akhir Desember mendatang. 

Praktis, pekerjaan fisik jembatan itu menyisakan waktu sekitar kurang dari tiga bulan lagi. Sementara, sampai saat ini, progres pekerjaan pembangunan jembatan Buk Duwur itu baru selesai separo. 

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri I Made Dwi Permana mengatakan, pekerjaan proyek baru selesai 50 persen. Dia menyebutkan, yang telah selesai dibangun saat ini adalah struktur pondasi jembatan. 

Dia mengatakan, pekan ini, akan memasang gelagar jembatan atau girder. “Sesuai schedule, minggu depan sudah kelihatan tersambung jembatannya,” ungkap Made. 

Baca Juga: Akses Ditutup, Secara Visual Jembatan Brawijaya Kota Kediri Terlihat Melengkung

Pekerjaan jembatan ini harus terus dikebut karena menimbang musim penghujan yang akan segera tiba. Dengan begitu, proyek jembatan yang menghubungan Kelurahan Mojoroto dengan Kelurahan Ngampel itu harus dikebut sebelum musim hujan tiba. 

Jembatan yang dianggarkan sebesar Rp 4,4 miliar itu rencananya akan lebih tinggi dibanding kondisi eksisting. Peninggian jembatan membuat warga khawatir rumah-rumah mereka menjadi lebih.

“Posisi sekarang saja (rumah-rumah di dekat jembatan, Red) sudah lebih rendah daripada jalan. Karena posisi jembatan kita akan naik dari eksisting kurang lebih 70-80 centimeter dari yang lama, sehingga otomatis jalan juga penyesuaian (ikut dinaikkan, Red),” beber Made. 

Dari situ, tak sedikit warga yang bertanya-tanya tentang penyesuaian ketinggian jalan itu. Menurutnya, pihaknya akan tetap membuatkan akses dari rumah warga menuju jalan yang mengalami peninggian hingga 50 centimeter. 

“Kami juga memperhatikan kenyamanan atau keselamatan warga yang keluar dari rumah menuju jalan akses itu,” tandasnya. 

Untuk diketahui, jembatan yang berada di Gang 7 Kelurahan Mojoroto dibangun ulang karena mengalami amblas serta retak di beberapa sisi sejak Maret 2023 lalu. Kerusakan signifikan itu terlihat dari sisi pondasi atau abutment jembatan sisi timur yang amblas. 

Karena dibangun di atas aliran Sungai Kedak, mekanisme pengalihan aliran air selama proyek rehab juga diterapkan. Yakni, dengan menggunakan mekanisme pengalihan aliran dengan kisdam selama proyek berlangsung.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#PUPR #bina marga #mojoroto #jembatan #kota kediri