KEDIRI, JP Radar Kediri - Pembebasan tanah Tol Kediri-Tulungagung akses Bandara Dhoho di Kota Kediri terus dikebut.
Hingga saat ini, dari empat kelurahan terdampak, baru dua kelurahan yang berstatus ‘hijau’. Artinya, sudah dibebaskan seluruhnya dan siap untuk proyek fisik jalan tol.
Untuk diketahui, titik awal pembangunan jalan Tol Kediri-Tulungagung disebut-sebut dimulai dari pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Semampir, di Kecamatan Kota, dengan Kelurahan Mojoroto, di Kecamatan Mojoroto.
Adapun kedua kelurahan itu seluruhnya telah dibebaskan atau dinyatakan hijau oleh tim pengadaan tanah (TPT).
“Kecuali yang aset pemkot yang belum bisa diganti rugi karena masih memerlukan tanah pengganti,” ujar Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kediri Tutur Pamuji.
Beberapa aset pemkot itu antara lain kantor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), serta kantor Palang Merah Indonesia (PMI). Keduanya berada di Jl Mayor Bismo, Kelurahan Semampir.
Praktis, panitia pengadaan tanah harus memulai dari awal lagi untuk membebaskan tanah di penlok tahap 2.
“Penlok dua kan masih belum jalan juga. Karena teman-teman satgas masih kerepotan di PTSL istilahnya. Jadi sedikit terhambat di sana,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, realisasi ruas tol akses ke Bandara Dhoho, agaknya dilakukan dalam waktu dekat.
Akses tol yang rintisannya sudah dibangun di dekat Jembatan Bendomongal itu disebut-sebut akan dimulai Oktober nanti.
Hal itu didukung oleh pantauan adanya sejumlah pekerja yang terlihat melakukan pengukuran tanah terdampak yang sudah dibebaskan di Jl Mayor Bismo, Kelurahan Semampir.
Pengukuran terutama dilakukan di lokasi yang disebut sebagai titik awal konstruksi jalan tol akses ke bandara.
Sumber media ini menyebutkan, pembangunan tol akses bandara direncanakan dimulai Oktober nanti.
Pengukuran tanah yang dilakukan selama beberapa hari itu disebut-sebut sebagai salah satu tahapan jelang realisasi fisik.
“Tapi kepastian pembangunannya mulai kapan masih belum jelas. Masih ada serangkaian persiapan,” kata sumber yang mewanti-wanti agar namanya tak ditulis di media.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah