Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkot Kediri Siapkan Pelebaran Jalan untuk Akses Jembatan Jongbiru

Ayu Ismawati • Senin, 5 Agustus 2024 | 17:40 WIB
SEMAKIN RAMAI: Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Merbabu yang saat ini mengalami peningkatan arus lalu lintas.
SEMAKIN RAMAI: Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Merbabu yang saat ini mengalami peningkatan arus lalu lintas.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Beroperasinya Jembatan Jongbiru berimbas pada peningkatan arus lalu lintas (lalin). Meningkatnya volume kendaraan di simpang empat Mrican itu mulai diantisipasi Pemkot Kediri.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Didik Catur, pihaknya sudah menyiapkan alternatif untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas menjadi akses Bandara Dhoho. Rencana tersebut untuk jangka menengah dan panjang. “Salah satunya dengan pelebaran dan pembebasan lahan di akses keluar jembatan depan PG Meritjan,” ujar Didik.

Didik menyebutkan, peningkatan arus lalin mulai terjadi di Jalan PG Mritjan. Peningkatan volume kendaraannya dirasa belum seimbang dengan kondisi jalan yang ada. Lebar jalan itu menurutnya hanya 6,2 meter. Ditambah terdapat berupa rumah yang di sudut simpang tiga Jalan PG Mritjan dan Jalan Merbabu.

“Tentunya ini merupakan program jangka panjangnya. Karena melihat kondisinya sekarang, jelas jalan itu harus dilebarkan,” sambungnya sembari menyebut, kebijakan itu tentu membutuhkan komunikasi lebih lanjut dengan dinas terkait.

Selain itu, jalan utama penghubung Kediri dengan Kabupaten Nganjuk itu juga membutuhkan peningkatan. Termasuk di simpang empat Kelurahan Mrican yang kondisi jalannya tidak rata.

“Itukan jalannya miring. Kami sudah usul ke Bappeda agar ini didatarkan, tidak miring. Karena arus dari arah selatan menuju Nganjuk bisa belok kiri jalan terus,” bebernya.

Untuk menunjang akses bandara, menurut Didik pihaknya akan menambah fasilitas penunjang jalan. Di antaranya dengan penerangan jalan umum (PJU) di sekitar simpang empat Mrican.

“Perempatan di titik-titik itu juga akan kami tambah lampunya,” tandasnya. Sebelumnya, jalan yang menghubungkan jembatan dengan Kelurahan Mrican dan Dermo di Kecamatan Mojoroto itu dikeluhkan masyarakat. Salah satunya karena akses jalan yang sempit. Menyebabkan arus lalu lintas padat di waktu tertentu.

“Apalagi di pertigaannya itu sering macet. Kalau malam juga minim penerangan,” ujar Anisa, warga Desa Jabon, Kecamatan Banyakan.

Baca Juga: Pecel Gratis Warnai Peresmian Jembatan Jongbiru Kediri, Ini Pernyataan Bupati Dhito

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, simpang tiga Jalan PG Mritjan dan Jalan Merbabu itu dijaga oleh tiga relawan. Mereka adalah warga setempat. Setiap hari, tugas tiga orang itu mengatur lalu lintas sehingga kendaraan dari tiga arah bisa melintas secara bergantian.

Menindaklanjuti keluhan itu, Dishub Kota Kediri akan menambah penerangan dan menurunkan petugas di sana. Selain itu, pengalihan arus untuk kendaraan tertentu akan dilakukan. Yakni, terhadap kendaraan dengan tonase 3,5 ton ke atas yang akan diarahkan melalui Jembatan Semampir.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pelebaran jalan #pemkot kediri #jongbiru #jembatan jongbiru #jawa pos #mrican