KEDIRI, JP Radar Kediri - Pekerjaan Jembatan Jong Biru yang ditarget selesai pada 28 Juni gagal. Hingga kemarin, proyeknya masih belum rampung. Karena belum kelar, operasional jembatan yang menelan anggaran Rp 25,46 miliar itu akhirnya molor.
Pelaksana Lapangan Pembangunan Jembatan Jongbiru Anugerah Dwi Pamungkas, mengakui, pembangunan jembatan yang meng menghubungkan kabupaten dengan kota itu molor. Meski demikian, dia tetap optimistis jika Juli ini sudah bisa dilewati.
“Iya (pekerjaannya, Red) mundur. Mundur dari kontrak,” terang laki-laki yang akrab disapa Pamungkas itu. Kontrak PT Dwi Mulyo Lestari dengan Pemkab Kediri berakhir 28 Juni lalu.
Pamungkas mengaku, kontraktor sudah mengebut pembangunan jembatan. Bahkan untuk menuntaskan pekerjaannya dilakukan selama 24 jam. “Kami sudah bekerja maksimal. Bahkan dikerjakan sampai Subuh,” terangnya.
Lantas kenapa bisa molor? Menurutnya karena proses pengiriman cor beton dari vendor. Saat itu ada sedikit kendala sehingga terlambat. Hal itulah yang memengaruhi pengecoran sisi luar jembatan.
“Kemarin kami dikabari mendadak kalau tidak bisa kirim ontime. Mau beli di tempat lain sudah tidak bisa. Karena posisinya sudah malam,” akunya.
Dari pantauan koran ini, kemarin pengecoran di semua sisi sudah rampung. Pamungkas menyebut, untuk beton tinggal menunggu kering dan juga menunggu usia beton sekitar dua sampai tiga hari. Berikutnya bisa dimulai pengaspalan dari sisi Jabon.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Irwan Chandra Wahyu Purnama mengaku hari ini (2/7) akan melakukan koordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jembatan Jongbiru. Terkait perkembangan pembangunan jembatan. mulai dari pengetesan jembatan, hingga tanggal pasti open traffic.
“Rencana Selasa (hari ini, Red) akan kami bahas semua termasuk rencana penyambungan listrik PJU dan rencana peresmiannya,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Jembatan Jongbiru akan menjadi salah satu akses penting di Kabupaten Kediri karena merupakan akses penunjang Bandara Dhoho Kediri. Selain menghubungkan Kota dan Kabupaten Kediri, jembatan yang dibangun menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) itu diharapkan bisa mengurai kemacetan di perempatan Semampir.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah