KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemkab Kediri masih menunggu review dari Kementerian PUPR terkait detail engineering design (DED) Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ). Karena pembangunan tahap II belum ada progres, kontraktor proyek tahap pertama pun masih punya tanggungan memelihara pekerjaannya. Prioritasnya saat ini adalah merawat rumput lapangan agar tidak layu.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, hingga kemarin, progres pembangunan tahap II Stadion GDJ belum ada perkembangan. "Tahap II masih kami koordinasi dengan Kementerian PUPR," ucap Irwan.
Saat ini, pelaksana proyek yang mengerjakan pembangunan pada tahap I memprioritaskan perawatan rumput lapangan. Perawatan yang dilakukan adalah dengan menambah kapasitas penyiraman. Hal itu perlu dilakukan karena saat ini sudah memasuki musim kemarau.
Sebab itu, rumput memerlukan pasokan air yang lebih banyak agar tidak layu. “Jangan sampai rumputnya menjadi kering,” tegas Irwan. Selain merawat rumput, kontraktor juga merawat item sesuai dengan pekerjaan tahap I.
Terpisah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Stadion GDJ Joko Riyanto menjelaskan, bahwa rumput Stadion GDJ saat ini sudah rata. Meski begitu, perlu sedikit dilakukan tambal sulam.
"Namanya tanaman, selalu ada saja yang mati dan langsung disulam. Sampai sekarang masih terpelihara dengan baik, " ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, proses lelang pekerjaan tahap kedua pembangunan stadion diperkirakan digarap pada Agustus mendatang. Stadion yang memiliki kapasitas penonton lebih dari 15.000 orang itu akan dilanjutkan oleh Kementerian PUPR.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah